Tips Pembenihan Ikan Mas

Tips Pembenihan Ikan Mas

Tips Pembenihan Ikan Mas

Tips Pembenihan Ikan Mas
Tips Pembenihan Ikan Mas

Pemeliharaan ikan mas biasanya dilakukan di tambak. Para petani umumnya menggunakan kolam tanah atau kolam beton sebagai media pemeliharaannya. Mereka biasanya menawarkan pakan alami dan pakan buatan untuk mendukung pertumbuhan ikan.

Rata-rata ikan mas mampu dipanen untuk keperluan konsumsi setelah usianya mencapai 3 bulan atau sesuai dengan usul pasar yang bersangkutan. Langkah awal dalam membudidayakan ikan mas yakni proses pembenihan. Berikut ini panduan cara selengkapnya!

Pelaksanaan Pemijahan

Pasangan indukan ikan mas yang ideal yakni 1:2 berdasarkan jumlah dan 1:1 berdasarkan berat. Makara apabila Anda menggunakan ikan betina sebanyak 3 ekor, maka ikan jantan yang harus dipasangkan ialah 6 ekor. Sedangkan bobot antara ikan mas jantan dan betina lebih baik seimbang.

Banyaknya jumlah ikan jantan yang dipakai dapat memperbanyak jumlah sel sperma yang ada di dalam kolam sehingga semua telur yang dikeluarkan oleh ikan betina dapat terbuahi dengan baik. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan potensi hasil dari pemijahan.

ikan hiu megalodon – Pada umumnya, proses pemijahan ikan mas terjadi ketika menjelang fajar sekitar pukul 2-3 dini hari. Di jam-jam tersebut, suhu udara relatif stabil sehingga kondisi lingkungan perairan pun dapat terjaga dengan baik.

Ikan mas yang sedang memijah biasanya terlihat saling berkejaran kesana-kemari. Setelah telur yang dikeluarkan oleh ikan betina dibuahi sel sperma dari ikan jantan, telur-telur ini otomatis akan menempel pada substrat yang telah disediakan.

Penetasan Telur

Ikan indukan yang telah melaksanakan pemijahan biasanya kondisinya sangat lelah dan lapar sehingga mereka berpotensi besar memakan telur-telur yang telah dikeluarkannya. Oleh alasannya yakni itu, telur harus segera dipindahkan ke kolam penetasan. Sebelum mengangkat kakaban dari air, Anda mampu menggoyang-goyangkan kakaban ini sebentar untuk membersihkannya dari kotoran.

Kolam penetasan sebelumnya telah dikeringkan, lalu diisi dengan air sampai kedalamannya mencapai 40 cm. Kolam penetasan ini juga perlu dilengkapi dengan aerator untuk menjaga kadar oksigen terlarut di dalamnya. Masukkan kakaban ke dalam kolam ini. Usahakan kakaban tetap karam di kedalaman 10 cm dari dasar kolam.

Di kolam penetasan, telur ikan mas umumnya akan menetas dalam waktu 18-36 jam. Larva ikan yang telah keluar dari telurnya ini masih dibekali dengan cadangan makanan yang berupa kantung kuning telur. Ini artinya larva tersebut tidak perlu diberi makanan terlebih dahulu selama 3-4 hari. Setelah itu, barulah burayak ikan mas diberi makanan berupa pakan alami, pakan bubuk, atau emulsi kuning telur.