Tanamkan Jiwa Sosial dan Empati Siswa

Tanamkan Jiwa Sosial dan Empati Siswa

Tanamkan Jiwa Sosial dan Empati Siswa

Bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu, menyebabkan kerugian materi miliaran rupiah hingga jatuhnya ribuan korban jiwa di Sulawesi Tengah.

Hal itu mengundang kepedu­lian banyak pihak, termasuk Yayasan Ibnu Hadjar.

Ratusan siswa dari SMP, SMK dan SMA Taruna Andigha pun melakukan penggalanan dana untuk korban bencana Koordinator Keagaman Yayasan Ibnu Hadjar, Wahyu Nahroko menuturkan, pengga­langan dana berawal dari kepri­hatinan warga sekolah, terkait bencana yang menimpa Palu dan Donggala.

Kegiatan bakti sosial sebagai upaya bantuan ini, sama seperti sebelumnya saat terjadi gempa di Lombok. Segenap warga sekolah melaku­kan salat gaib, sumbangan infaq dan doa bersama.

”Untuk memaksimalkan ban­tuan, program sosial pengum­pulan infaq akan dilakukan se­lama satu minggu kedepan. Dana yang terkumpul langsung disalurkan melalui lembaga penyalur bantuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Taruna Andigha, Aldilah Rahman

mengatakan, untuk teknis pengumpulan sumbangan, pihak sekolah menyediaan kotak amal di beberapa titik, yang nantinya diisi oleh warga seko­lah secara sukarela.

“Supaya kegiatan ini tidak mengganggu aktifitas belajar mengajar di ke­las. Tetapi tetap bisa menumbu­hkan rasa sosial dan empati kepada para korban dari siswa,” ujarnya saat ditemui Metropo­litan di ruangannya, kemarin.

Terpisah, Ketua Yayasan Ibnu Hadjar, Andi Surya Wijaya me­nambahkan,

pihaknya memang mengintruksikan gerakan terse­but ke semua unit sekolahnya. Agar mengembangkan kegiatan sosial siswa berbasis keagamaan.

”Secara langsung murid akan diajarkan bagaimana cara mem­bantu sesama, sehingga mereka memiliki nasionalisme tinggi dan cinta kasih sesama warga ne­gara. Segenap warga Yayasan Ibnu Hadjar turut berduka cita atas warga Palu dan Donggala,” tuntasnya

 

Sumber :

https://voi.co.id/