Pendidikan

SUMBER DATA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

SUMBER DATA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

SUMBER DATA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

SUMBER DATA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Sumber data dari Sistem Informasi Geografis bisa didapat dari:

• Data lapangan, dimana data tersebut dapat diperoleh secara langsung dengan melakukan pengamatan dan observasi di lapangan dengan cara mengukur dan menghitungnya.
• Data peta seperti posisi geografis Indonesia, data ini dapat diperoleh dari informasi yang tercetak pada peta/ flm.
• Data penginderaan jauh, yang mana merupakan data hasil pengamatan dari citra satelit atau sering disebut juga foto udara.

Perbedaan antara Sistem Information Geografis Konvensional dan Ssitem Informasi Geografis Modern
Kita semua sadar bahwa pentingnya sebuah peta dalam kehidupan kita. Banyak hal yang dapat diselesaikan dengan mengambil sumber data dari sebuah peta. Data- data sejarah geografis pun dapat dilihat melalui peta. Bahkan, sangketa perebutan pulau sipadan, ligitan antara Indonesia dan Malaysia itu pun menyangkut sebuah peta.

Dalam konteks dua negara, ternyata persoalannya tidak hanya menyangkut tanda batasa secara fisik yang harus ada dan dipasang di lapangan. Masalah yang lebih penting yaitu diperlakukannya upaya bagaimana cara mempresenasikan batas negara tersebut di atas media informasi yang berbentuk peta dalam bentuk hardcopy atau dalam bentuk format softcopy atau digital yang lebih fleksible dalam penggunaannya.

Didalam proses pemetaan ini, Sistem Informasi Geografis baik digital maupun konvensional sangat dibutuhkan. Di atas telah dibahas tentang Sistem Informasi Geografis yang dijalankan secara modern. Dari apa yang telah Anda pelajari, maka dapat diambil kesimpulan bahwa untuk mengoprasikan Sisten Informasi Geografis secara modern dibutuhkan hardware dan software yang cukup mahal.

Adakah cara lain untuk mengoprasikan Sistem Informasi Geografis

dengan sarana yang lebih murah? Jawabanya yaitu ada, cara pengoprasian Sistem Informasi Geografis secara manual. Sebelum SIG berkembang seperti sekarang ini, Sistem Informasi Geografis berawal dari sebuah gagasan yang menampilakan beberapa informasi di peta.

Gagasan tersebut yang kemudian dilakukan dengan overlay dua peta, kemudian semakin banyak peta yang akan dipadukan. Dalam proses tersebut kemudian ditemukan kesulitan apabila terlalu banyak peta yang harus dipadukan. Dari pemikiran tersebut yang mendasari perkembangan Sistem Informasi Geografis modern.

Software Sistem Informasi Geografi yang ada saat ini juga melalui tahapan perkembangan kecanggihan. Jadi perbedaan yang mendasar antar Sistem Informasi Geografis modern dan konvensional yaitu terdapat pada alat yang digunakan. Sistem Informasi Geografis modern atau digital selalu menggunakan seperangkat alat computer untuk program analisisnya.

Sedangkan Sistem Informasi Geografi konvensional dilakukan secara manual, seperti pada proses buffering pada gambar. Tidak hanya dalam proses buffering, semua proses dalam Sistem Informasi Geografis konvensional dilakukan secara manual dan semimanual atau perpaduan antara program digital dan dengan analisis manual.


Sumber: https://www.friv5flash.org/epic-skater-apk/