Semester Pendek, Mahasiswa IPB Ikuti Summer Session di Korea

Semester Pendek, Mahasiswa IPB Ikuti Summer Session di Korea

Semester Pendek, Mahasiswa IPB Ikuti Summer Session di Korea
Semester Pendek, Mahasiswa IPB Ikuti Summer Session di Korea

Ilmu pengetahuan tidak hanya diperoleh dari kegiatan perkuliahan di dalam kampus saja.

Mahasiswa juga dapat mengikuti kegiatan di luar kampus seperti program pertukaran mahasiswa student exchange) ke luar negeri.

Seperti yang dilakukan oleh seorang mahasiswa Departemen Agronomi dan Hortikultura (Dept. AGH), Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (Faperta IPB), Rifa Fadhilah Munifah Hasibuan yang mengikuti program exchange ke Korea Selatan.
Selama 26 hari dari tanggal 26 Juni hingga 24 Juli 2018, Rifa mengikuti program exchange bernama Chonnam National University International Summer Session bersama 176 siswa lainnya dari 27 negara. Program tersebut bisa disebut juga sebagai semester pendek untuk mengisi libur musim panas di Korea.

“Dalam program ini, setiap siswa diperbolehkan memilih satu hingga dua mata kuliah.

Tapi kalau saya pribadi memilih satu mata kuliah saja yaitu speaking in english korean agar lebih tahu lagi tentang Hangul atau alfabet Korea,” tutur Rifa.

Agar bisa mengikuti program exchange ini, Rifa mendapatkan informasi dari Direktorat Program Internasional IPB serta mengikuti beberapa tahap seleksi.
Tahap seleksi dimulai dengan pengiriman berkas seperti curriculum vitae (CV), transkrip nilai, sertifikat TOEFL, dan motivation letter dan interview. Selanjutnya, dilakukan pula interview.

Kegiatan yang dilakukan Rifa selama program exchange tersebut adalah belajar di kelas sebanyak 14 kali

pertemuan dalam satu bulan hingga kegiatan di luar kelas atau fieldtrip beserta peserta program lainnya seperti mengunjungi tempat-tempat budaya di Korea Selatan.

“Manfaat yang saya dapatkan dari program ini adalah networking dengan teman dari negara lain bertambah, bahkan bukan dari Korea saja tapi juga dari Australia hingga Amerika pun ada. Selain itu, lebih tahu lagi tentang orang-orang Korea seperti apa, sejarah Korea terdahulu, hingga bagaimana kita menghadapi
shock culture selama program di sana,” tambah Rifa.

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/