Sejarah Misteri Istana Presiden Indonesia

Sejarah Misteri Istana Presiden

Sejarah Misteri Istana Presiden
Sejarah Misteri Istana Presiden

Sobat, dunia gaib memang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan di dunia. Meski wujudnya tidak nyata terlihat, namun kehadirannya bisa dirasakan. Mereka layaknya manusia, mempunyai tempat-tempat yang dijadikan sebagai kediaman. Kali ini kita akan Mengungkap Misteri Istana Presiden yang katanya ada ‘penunggu’ nya. Bagaimana kengeriannya?

Salah satu istana presiden yang dikenal angker adalah Istana Negara Jakarta atau Istana Merdeka

Cerita misteri pernah dialami Inayah, putri Alm Gus Dur, dimana Ia sering mendengar suara-suara aneh dalam istana tersebut. Biasanya suara-suara tersebut berasal dari sayap kiri istana, dekat kantor staf Kepresidenan.

Selain itu sering terjadi kondisi dimana televisi yang tiba-tiba hidup sendiri, padahal sebelumnya dalam posisi tidak menyala. Misteri yang dianggap mengejutkan adalah saat pecahnya meja marmer yang selama ini menjadi alas Presiden menandatangani surat pengangkatan pembantunya.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengangakat meja marmer

Saat itu  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai menandatangani dokumen pengangkatan Albert Hasibuan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden untuk bidang HAM menggantikan Jimly Assidiqie.

Seperti terkena pukulan keras, meja marmer tersebut pecah berantakan seperti terkena pukulan benda keras. Padahal marmer tersebut berkelas, dan kualitas yang semakin tua semakin kuat. Peristiwa ini membuat Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono kaget. Demikian juga para tamu dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, yang hadir dalam acara tersebut.

Istana lain yang juga dianggap angker adalah Istana Negara Bogor

Dikisahkan bahwa ada seorang peserta penataran sebuah instansi yang usil berkunjung ke Istana Bogor.  Saat itu Ia menertawakan  patung perunggu berwujud wanita tanpa busana. Dengan sengaja Ia meletakkan  bulu-bulu wol, rontokaan dari karpet di bagian terlarang patung tersebut.

Esok harinya ia terperanjat sewaktu menemukan bulu-bulu serupa ada di kantung celananya. Karena menganggap ada orang yang sedang menjailinya, maka ia segera memberi komentar yang tak patut.

Baca juga artikel: