Pendidikan

Saat dimulainya penyusutan

Saat dimulainya penyusutan

Saat dimulainya penyusutan

Saat dimulainya penyusutan

Saat penyusutan dapat dimulai pada;

  1. Bulan dilakukannya pengeluaran
  2. Untuk harta yang masih dalam pengerjaan, penyusutannya dimulai pada bulan pengerjaan harta tersebut selesai.
  3. Dengan izin dari Direktur Jenderal Pajak, penyusutan dapat dimulai pada bulan harta berwujud mulai digunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan atau pada bulan hatra tersebut mulai menghasilkan.

Contoh perhitungan penyusutan

Contoh 1;

PT; Nusantara mengeluarkan dana sebesar Rp 150.000.000,00 untuk pembangunan sebuah gedung. Pembangunan dimulai sejak tanggal 10 Agustus tahun 2008.

Gedung tersebut selesai dibangun dan langsung digunakan pada bulan Mei 2009, penyusutan atas bangunan tersebutdimulai sejak bulan Mei 2009.

Contoh 2;

PT; Sarimadu yang bergerak dalam bidang perkebunan tebu membele traktor pada bulan Maret 2007. Perkebunan tersebut mulai memanen hasilnya pada bulan Juni 2009, dengan persetujuan Dirjen pajak, penyutan traktor dapat dilakukan mulai bulan juni 2009.

Contoh 3;

PT Agri Jaya pada bulan juni 2009 membeli sebuah alat pertanian yang mempunyai masa manfaat 4 tahun sebesar Rp 1.000.000,00. Perhitungan penyusutan atas harta tersebut adalah sebagai berikut;

Alternatif 1;Metode Garis Lurus

Penyusutan tahun 2009:

                              6/12 x 25% x Rp 1.000.000,00 = Rp 125.000,00

Penyusutan tahun 2010:

25% x Rp 1.000.000,00 = Rp 250.000,00

Penyusutan tahun 2011:

25% x 1.000.000,00 = Rp 250.000,00

Penyusutan tahun 2012:

25% x 1.000.000,00 =Rp 250.000,00

Penyusutan tahun 2013:

Sisanya disusutkan sekaligus = Rp 125.000,00

Alternatif II ;Metode Saldo Menurun :

Penyusutan tahun 2009:

6/12 x 50% x Rp 1.000.000,00 = Rp 250.000,00

Penyusutan tahun 2010

50% x (Rp 1.000.000,00 – Rp 250.000,000) =

50% x Rp 750.000,00 = Rp 375.000,00

Penyusutan tahun 2011:

50% x(Rp 750.000,00_- Rp 375.000,00)=

50% x Rp 375.000,00 = Rp 187.000,00

Penyusutan tahun 2012;

50% x (Rp 375.000,00 – Rp 187.500,00) =

50% x Rp 187.500,00 = Rp 93.750,00


Baca Juga :