Pengertian Pengalaman Secara Lengkap

Pengertian Pengalaman Secara Lengkap

Pengertian Pengalaman Secara Lengkap
Pengertian Pengalaman Secara Lengkap

Pernahkah anda berbagi pengalaman yang pernah anda alami kepada orang-orang di sekitar anda? Pengalaman merupakan kejadian atau peristiwa yang pernah dialami, didengar, atau dirasakan.

Pengalaman yang dialami setiap orang pasti beragam, mulai dari pengalaman lucu, menggembirakan, menyedihkan, dan sebagainya. Adakalanya anda perlu membagi pengalaman tersebut kepada orang lain sebagai bentuk berbagi ilmu.

Pengertian Pengalaman

 Pengalaman adalah sesuatu yang pernah Anda alami. Pengalaman merupakan kejadian masa lalu yang Anda lakoni. Mungkin pula kejadian itu merupakan sesuatu yang anda saksikan, Anda dengar, ataupun yang yang anda rasakan. Setiap orang tentunya memiliki banyak pengalaman.

Pengalaman-pengalaman itu dapat berupa :

  • Kejadian lucu atau menyedihkan
  • Kejadian ajaib, langka, atau menyeramkan
  • Peristiwa menghebohkan
  • Pertemuan dengan tokoh idola
  • Kunjungan ke tempat-tempat jauh dan terkenal

Dari sekian kejadian itu, tentunya, ada beberapa yang sulit untuk anda lupakan. Kejadian itulah yang di sebut dengan pengalamanmengesankan.

Pengalaman itu selalu membayangi kehidupan seseorang karena kelangkaan, kekhasan, kelucuan, atau daya tariknyayang kuat. Sebuah pengalaman dapat pula mengubah kehidupan atau nasib seseorang.

Menceritakan Pengalaman

Agar pendengar tertarik dengan pengalaman yang anda sampaikan, langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut.

a. Memilih Tema

Tidak semua pengalaman layak di ceritakan kepada orang lain, sebab belum tentu pendengar tertarik dengan pengalaman Anda. Untuk itu, pilihlah pengalaman yang menarik perhatian.

Contoh:

  • Pengalaman menyedihkan ketika bencana tsunami terjadi.
  • Kejadian lucu di rumah seorang teman ketika belajar kelompok.
  • Pengalaman menegangkan saat Anda di kejar anjing, dan sebagainya.

 

b. Mencatat Pokok-Pokok Pengalaman

Catatan pokok pengalaman yang sangat berguna sebagai pedoman dalam bercerita. Dengan mengacu pada catatan tersebut, setidaknya anda dapat terhindar dari penyakit lupa. Selain itu, Anda juga dapat mengatur cerita itu sehingga lebih terarah, sistematis, dan sesuai tujuan (tidak lepas dari alur cerita).

Contoh:

Catatan pokok-pokok pengalaman

  1. Pagi hari
  2. Duduk di tepi pantai
  3. Melihat ombak
  4. Aku berkhayal
  5. Ombak bergulung-gulung
  6. Semakin besar
  7. Menuju daratan
  8. Banyak orang meninggal
  9. Daratan hancur
  10. Orang orang berteriak dan meratap

 

Teknik Menyampaikan Pengalaman

Agar pengalaman Anda itu menarik perhatian pendengar, ketika menceritakannya, Anda perlu mencermati langkah-langkah berikut.

1. Perhatikan para pendengar selama bercerita, misalnya dengan melakukan kontak mata dengan mereka. Emosi mereka juga perlu di perhatikan.

Jika mereka kurang tertarik dengan cerita Anda, segeralah beralih pada cerita lainnya yang Anda anggap lebih menarik.

Evaluasilah volume suara atau sikap tubuh, mungkin saja faktor tersebut menjadi penyebab ketidak tarikan mereka.

2. Lakukan interaksi dengan para pendengar. Buatlah mereka turut terlibat dalam cerita itu.

 

Baca Artikel Lainnya: