Peduli Asmat, UGM Kirimkan 12 Mahasiswanya ke Asmat

Peduli Asmat, UGM Kirimkan 12 Mahasiswanya ke Asmat

Peduli Asmat, UGM Kirimkan 12 Mahasiswanya ke Asmat

Peduli Asmat, UGM Kirimkan 12 Mahasiswanya ke Asmat
Peduli Asmat, UGM Kirimkan 12 Mahasiswanya ke Asmat

Universitas Gadjah Mada (UGM) mengirimkan tim Kuliah Kerja Nyata Peduli Bencana (KKN-PB)

ke Kabupaten Asmat, Papua pada Kamis (15/3). Tim yang berjumlah 12 mahasiswa tersebut akan menjalankan program di bidang kesehatan dan pendidikan.

Direktur Pengabdian Kepada Masyarakat UGM Irfan Dwidya Prijambada mengatakan, pengiriman belasan mahasiswa tersebut merupakan upaya tindak lanjut dari kesepakatan dengan pihak pemerintah daerah Asmat sebelumnya.

Yang mana UGM sebelumnya telah mengirimkan Tim Disaster Response Unit (Deru). Atas respon terkait status Kejadian Luar Biasa campak dan gizi buruk yang menyebabkan 72 orang anak meninggal dunia.

“Menindaklanjuti hasil dari Tim Disaster Response Unit (Deru). Kami memajukan jadwal pemberangkat

yang seharusnya Juni nanti,” kata Irfan dalam jumpa pers di UGM pada Kamis (15/3).

Tim KKN-PB ini akan menjalankan programnya selama 45 hari. Mereka terdiri dari 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran, 1 dari Fakultas Geografi, dan 1 dari Fakultas Ekonomi Bisnis.

Mereka merupakan hasil seleksi dari para pendaftar sebanyak 45 orang. Dari penyaringan yang membutuhkan ketahanan yang lebih dan psikologis kuat dari peserta.

Dikatakan Irfan, di Ibu kota Asgat, nantinya akan dibagi dalam 2 tim. Mereka akan berkeliling ke distrik dan menginap di sana maksimal 3 hari dan kembali ke penginapan. “Selama di sana akan ditempatkan di ibu kota Asgat,” tuturnya.

Mengenai pemberangkatannya nanti, tim akan ke Timika memakai pesawat terbang.

Menuju ke Asmat menggunakan kapal besar dari Pelni.

Seluruh biaya keberangkatan maupun kepulangan nantinya akan ditanggung oleh UGM. Sedangkan untuk akomodasi sepenuhnya dari pemerintah daerah Asmat.

Sementara itu, Dosen pembimbing lapangan Fadli Kasim dari Fakultas Teknik menambahkan, tim ini untuk memenuhi kesepakatan yang telah terjalin. “Tim KKN akan memberikan pendampingan pada pembuatan instalasi air bersih dan kesehatan masyarakat,” kata dia.

 

Baca Juga :