Senandung Ilalang di Wajah Merbabu

Senandung Ilalang di Wajah Merbabu

Senandung Ilalang di Wajah Merbabu

Pada kerinduan yang tak sempat terjamah, pada kabut gunung dan segarnya bau edelweiss di pagi hari, pada semilirnya angin yang kadang menggigilkan tubuh, rasanya sangat ingin dekat kembali dengan semua itu. Mei. Yah, seperti tahun yang lalu, pada Mei ‘11 akhirnya kusempatkan untuk mendekap kerinduan itu. Kerinduan pada Gunung Merbabu. Memang benar kata salah seorang temanku bahwa mendaki gunung adalah candu.

Cerita bermula dari komentar status Fb temanku yang merencanakan bahwa dia akan mendaki Merbabu. Selidik punya selidik, ternyata pendakian akan dilaksanakan bersama rombongan dari LPM. Akhirnya, satu hari sebelum pendakian aku menyatakan untuk ikut. Yah, padahal statusku pada waktu itu adalah “sementara menganggur” dan seharusnya pada hari itu, aku mengikuti ujian microteaching di salah satu sekolah swasta. Namun, aku memilih mendaki gunung. Ha ha ha. Selain memang karena keinginan untuk foto-foto di sabana Merbabu (yang tahun lalu berkabut tebal dan badai), juga ada sokongan dana dari orderan menyusun buku (buku belum beres, uang sudah masuk rekening..he he).

Langsung saja. Rombongan terdiri dari 15 orang: Sigit, Djoko, Andi, Wisman, Huda, Hanif, Bambang, Imron, Qodri, Jatmiko, Tambak, Tut-tut, Aish, Desi, dan Tyas. Dari Solo (20/5) berangkat sekitar pukul 17.30 WIB. Herannya, setiap aku akan mendaki Merbabu, setiap berangkat mesti turun hujan. Perjalanan direncanakan melalui jalur Selo. Dengan beberapa hambatan (termasuk si Biru Manis saya yang ikut-ikutan mogok segala) akhirnya kami sampai basecamp sekitar pukul 22.00. Jalan ke basecamp pun sudah rusak, pokoke ancur. Setelah packing dan berdoa, pendakian pun dimulai sekitar pukul 22.30.

Keluar dari basecamp jalur yang kami lalui adalah jalan beraspal, tetapi tak sampai seratus meter kami masuk ke dalam hutan dan melalui jalan setapak. Jalan setapak agak mendaki, tetapi masih banyak “bonusnya” yakni jalan yang landai. Untuk menuju pos satu, kami memutari bukit. Semakin lama, jalanan semakin terjal dengan sebelah kanan jurang yang saya namakan jurang “buk..buk..buk..” karena waktu pendakian pertama dulu, tas saya pernah jatuh ke jurang tersebut dan bunyinya buk..buk..buk..karena jeda tertahan semak-semak. Obrolan, selentingan, dan teriakan gokil kadang kami andalkan untuk penyemangat. Tetes-tetes air sisa hujan kadang masih kami rasakan sepanjang perjalanan. Pohon-pohon yang besar masih menaungi perjalanan kami. Akhirnya, kami sampai Pos I pada pukul 00.00. Kami melepas lelah sembari memandang bulan yang kadang tertutup awan. Suasana mistis ala gunung pun terasa.

Puas istirahat, kami melanjutkan perjalanan. Bila terlalu lama istirahat, otot-otot yang sudah panas, akan cepat dingin, dan itu bisa menyebabkan kram. Bahkan kalau suhu tubuh turun karena lama tak bergerak, tubuh pun bisa drop. Perjalanan menuju Pos II hampir sama keadaannya dengan menuju Pos I. Masih kanan jurang dan dinaungi pohon-pohon. Dan sampailah kami di sebuah pertigaan, lurus atau belok kiri. Jalan lurus agak gelap dan langsung turun karena ada akar pohon yang melintang di jalan setapak. Leader langsung mengarahkan jalannya ke arah kiri. Jalan kemudian agak menanjak dengan kanan kiri rerumputan dan semak-semak.

Perjalanan terasa aneh, karena saya dulu sepertinya tidak melewati jalan setapak ini. Jalannya mendaki terus dan kanan-kiri rerumputan tinggi-tinggi. Pohon-pohonnya pun agak jarang dan kecil-kecil. Padahal, jika menuju Pos 2 harusnya masih banyak pohon-pohon besar. Setelah lama berjalan, saya pun sadar, kami tak melalui jembatan kalimati—sebuah sungai kecil dengan jembatan dari dahan-dahan pohon.

Saya bersimpulan, kami salah jalur. Senter-senter dari pendaki lain pun tampak on-off ke arah kami. Dan itu saya yakin untuk memberi sinyal bahwa kami salah jalur. Sepertinya ini adalah jalur yang biasa digunakan penduduk dan bukan jalur resmi yang biasanya dilewati pendaki. Dan memang benar, ternyata kami salah ambil jalur di pertigaan setelah Pos 1. Seharusnya kami ambil jalur lurus dan agak menurun. Tapi pendakian tetap diteruskan karena sudah kepalang tanggung. Bila harus kembali ke pertigaan tadi, sudah jauh sekali jaraknya. Kami yakin pasti ada jalur untuk ke puncak walau jalurnya bisa jadi lebih jauh dari jalur resmi. Angin berembus semakin kencang, suhu udara semakin terasa menggigilkan badan. Apalagi saya masih berkostum kaus pendek dan celana juga pendek. Langit semakin cerah, dan bulan semakin memberi banyak sinarnya.

Akhirnya, kami sampai pada sebuah tempat dengan percabangan jalan, leader mencoba lurus, tapi saya dan Tutut mengusulkan untuk mengecek jalur ke kanan karena saya rasa jalur ke puncak cenderung ke arah kanan. Setelah saya cek, ternyata jalurnya masih ada dan kelihatan. Akhirnya kami memutuskan ke kanan. Kami seperti di dalam lembah. Aroma mistis pun semakin kuat karena kami mencium aroma bebunga di sana. Entah aroma dari bunga apa, saya senidir tidak tahu. Namun, pemandangan di lembah itu sangat memesona.

Kami disajikan padang yang luas dengan hamparan ilalang yang kadang sampai setinggi perut. Ilalang seperti bersenandung dengan cahaya bulan dan diiringi irama embusan angin yang semakin dingin menusuk badan. Perjalanan agak sedikit menurun, tetapi di depan sudah disajikan siluet bukit yang terjal. Jarak antaranggota sudah mulai renggang. Ketika mendaki bukit, saya sudah mulai tidak tahan dengan dingin yang diembuskan angin ke badan. Maka saya memakai jaket yang saya taruh di tas. Lumayan, rasa dingin pun berkurang. Di antara sela istirahat, saya menikmati kentang rebus—bekal yang diberikan oleh orang tersayang.he he….

Sampai di atas bukit sekitar pukul 02.00 kurang sedikit, kami sampai di suatu tempat terbuka. Letaknya datar, tetapi tidak ada pepohonan, semua rumput dan semak. Kami pun menemukan ceruk yang lumayan meminimalisasi terpaan angin. Kami istirahat di sana. Tanpa dome dan hanya beralaskan matras dan terpal. Beberapa kawan ada yang langsung tidur. Tetapi saya enggan tertidur. Jaket parasut polar yang saya gunakan sudah tidak standar lagi. Dingin terasa sampai menusuk tulang. Akhirnya saya lebih memilih menghangatkan diri dengan duduk di depan api unggun—yang apinya sering kali mati.

Sekitar pukul 04.00 beberapa kawan sudah bangun. Suara gigil kadang kala terdengar untuk menghangatkan tubuh. Sesaat kemudian terdengar suara azan dari bawah sana. Subhanallah. Siluet gunung merapi pun sudah tampak di selatan. Hamparan langit mahasempurna pun masih tersajikan di atas kami. Hari mulai cerah, kami pun tak lupa mengabadikan pemandangan yang indah itu.

Masak-masak pun dimulai. Saya agak pasif karena kedinginan. Saya merasa badan saya tidak fit karena malam sebelum pendakian saya tidak tidur. Awal berangkat ke Selo saja, badan saya rasanya seperti turun dari mendaki. Tapi yang penting semangat dan dilandasi niat yang bersih nan kuat. Selanjutnya sarapan dimulai. Nasi+mi+sarden+telur asin..wow baru kali ini naik gunung makan nasi, pasti bisa menjadi asupan yang bagus untuk tubuh guna melawan rasa dingin.

Setelah beres-beres dan packing, kami melanjutkan perjalanan sekitar pukul 08.00. Dari sana terlihat jalur terjal khas jalur memoriam. Kami tak sadar bila kami istirahat di bawah bukit Sabana I alias kawasan Batu Tulis. Kalau kami sadar, mending istirahat di sekitar batu tulis. Tapi enggak apa-apa, walau istirahat di tempat terbuka, tetapi pemandangannya sungguh menawan. Perjalanan menuju Batu Tulis, cukup memanaskan kaki, bukitnya cukup terjal.

Sumber : https://vhost.id/temple-run-apk/

Cerita Lucu Kecele

Cerita Lucu Kecele

Cerita Lucu Kecele

Jon Koplo dan Tom Gembus adalah dua orang lulusan SMA di Wonogiri yang mengikuti ujian SNMPTN di Solo. Kebetulan tempat tes mereka berada di universitas yang mereka inginkan, yakni universitas negeri yang menurut mereka top markotop.
Singkat cerita, setelah ujian selesai pukul 11.00 WIB, mereka tidak langsung pulang tetapi ingin jalan-jalan keliling Kota Solo. Maklum, mereka masih awam dengan Kota Bengawan ini. Seharian mereka wira-wiri seantero Solo, Manahan, Balekambang, dan terakhir menghabiskan waktu di Solo Grand Mall.

Berhubung waktu sudah menjelang Magrib, sebelum pulang mereka pun mencari masjid untuk salat. Di sepanjang Jl Slamet Riyadi mereka thingak-thinguk mencari masjid, namun belum ketemu juga.

Sampai di Gladag, Gembus membelokkan motornya ke arah utara. Tiba-tiba Koplo melihat ada kubah masjid di sebelah lampu bangjo. “Mbus, itu, di depan ada masjid. Kita langsung magriban di sana saja,” tunjuk Koplo.

Begitu lampu hijau menyala, dengan mantap Gembus langsung mengarahkan motornya ke bangunan berkubah itu. Tetapi mak jegagik, ternyata mereka salah kira. Bangunan berkubah mirip masjid itu ternyata Kantor Bank Indonesia. Sambil menahan malu, mereka pun memundurkan motornya dan langsung keluar dari halaman kantor tersebut sambil ngguyu ngakak.

Sumber : https://vhost.id/car-parking-multiplayer-apk/

Galaxy S10+ “Premium” Punya RAM 12 GB dan Storage 1 TB

Galaxy S10+ “Premium” Punya RAM 12 GB dan Storage 1 TB

Galaxy S10+ “Premium” Punya RAM 12 GB dan Storage 1 TB

Seseorang yang tidak mau disebutkan namanya telah berbagi informasi kepada GSMArena. Ya! Ia berbagi informasi mengenai prototipe Samsung Galaxy S10 Series yang dipakai oleh orang dalam Samsung. Disebutkan secara tegas, bahwa Galaxy S10 akan tersedia dalam tiga ukuran.

Selain itu, informan tersebut juga menegaskan bahwa Galaxy S10 yang datang

dengan layar berukuran 5,8 inci tidak akan disebut “lite”. Sebaliknya, perangkat tersebut akan menjadi Galaxy S10 terkecil dan akan memiliki chipset serta memori yang sama seperti yang lain.

Satu-satunya pengecualian adalah versi premium terbatas dari Galaxy S10+. Ya! Disebut-sebut perangkat ini akan punya RAM yang sangat membanggakan, yakni 12 GB serta penyimpanan internal dengan kapasitas “super jumbo”, yakni 1 TB.

Galaxy S10+ akan memiliki tiga kamera belakang dan dua kamera depan,

sedangkan dua model lainnya akan punya kamera depan tunggal. Galaxy S10 yang dibangun dengan layar berukuran 6,1 inci juga memiliki tiga kamera belakang, sedangkan model 5,8 inci hanya punya dua kamera belakang.

Berbicara soal warna, gosipnya Samsung akan menghadirkan lebih banyak

pilihan, mulai dari Black, White dan Sea Green. Bahkan beberapa model lainnya akan memiliki opsi warna tambahan, seperti Blue dan Yellow. Samsung juga masih melengkapi Galaxy S10 Series dengan port jack audio 3.5 mm.

 

Baca Juga :

Render Terkini Galaxy S10E atau Galaxy S10 Lite Ikutan Muncul

Render Terkini Galaxy S10E atau Galaxy S10 Lite Ikutan Muncul

Render Terkini Galaxy S10E atau Galaxy S10 Lite Ikutan Muncul

Beberapa waktu lalu kita sudah bisa melihat bersama-sama render terbaru Galaxy S10 dan Galaxy S10+ yang diperlihatkan oleh WinFuture. Ya! Kita bisa semakin yakin bahwa Samsung akan membuat Galaxy S10 dengan dukungan kamera depan tunggal dan Galaxy S10+ dengan kamera depan ganda.

Keduanya juga dikemas dengan desain layar Infinity-O. Dan pada bagian

belakangnya, kita juga akhirnya tahu bahwa kedua smartphone ini akan dibekali tiga kamera yang diposisikan secara horizontal. Selain itu, kita pun juga yakin bahwa kedua smartphone ini bakal punya fingerprint under display.

Seperti yang kita dengan Samsung tak hanya akan menggelontorkan Galaxy S10 dan Galaxy S10+ saja, tetapi juga akan ada model yang digadang-gadang lebih murah, yakni Galaxy S10 E atau Galaxy S10 Lite. Lantas bagaimana desain smartphone ini menurut WinFuture?

Ya! Tidak berbeda dengan Galaxy S10, Samsung akan membekali Galaxy S10E

atau Galaxy S10 Lite dengan dukungan kamera depan tunggal. Desain layar yang diadopsi pun sama, yakni Infinity-O, hanya saja smartphone ini akan memakai layar datar.

Perbedaan yang mencolok adalah panel belakangnya. WinFuture menggambarkan bahwa smartphone ini akan datang dengan dukungan kamera belakang ganda. Uniknya, tidak ada pemindai sidik jari di dalam layar. Namun, Samsung tidak akan membekali smartphone ini dengan fingerprint under display.

Ya! Fitur keamanan biometrik tersebut akan ditempatkan oleh Samsung di

bingkai samping dan jika kalian melihat lebih dekat, kalian dapat melihat lekukan kecil di bingkai kanan. Di situlah tombol Power berfungsi ganda sebagai pembaca sidik jari. Tombol kecil di bawah tombol Volume adalah tombol Bixby.

 

sumber :

https://mlwcards.com/idle-tycoon-apk/

Teledor! Poster Promosi Vivo V15 Pro Tersebar di Internet

Teledor! Poster Promosi Vivo V15 Pro Tersebar di Internet

Teledor! Poster Promosi Vivo V15 Pro Tersebar di Internet

Sebelumnya sudah ada pemberitaan yang menyebutkan bahwa Vivo telah

mendistribusikan undangan ke sejumlah media di India. Ya! Di dalam undangan tersebut hanya tertera bahwa Vivo akan menggelar sebuah acara yang akan digelar pada tanggal 20 Februari 2019.

Spekulasi pun langsung bermunculan bahwa Vivo akan merilis Vivo V15 Series. Hal menarik lainnya, dari undangan yang sudah disebarluaskan itu, kita pun bisa melihat bahwa smartphone yang akan diperkenalkan itu memiliki kamera depan model pop-up.

Ya! Gambar itu pun tidak berbeda dengan rumor yang juga muncul di internet.

Disebut-sebut, Vivo V15 dan Vivo V15 Pro akan datang dengan dukungan kamera depan seperti yang dimiliki Vivo NEX. Senada dengan itu, baru-baru ini juga muncul sebuah poster yang mengungkap lebih jelas Vivo V15.

Ya! Sebuah keteledoran itu menunjukkan kepada kita bagian depan dan

belakang dari Vivo V15 Series. Satu hal yang menarik, smartphone ini memang benar akan datang dengan kamera depan model pop-up, seperti yang ada pada Vivo NEX yang diluncurkan tahun lalu.

Pada bagian belakang, bisa dilihat bahwa smartphone ini akan dicekoki dukungan tiga kamera yang diposisikan secara vertikal dan LED flash tertanam di antara lensa pertama dengan yang kedua. Tidak ada sensor sidik jari di bagian belakang, ini berarti Vivo V15 akan memiliki fingerprint under display.

 

sumber :

Jurassic World Alive 1.12.15 Full Apk + Mod (Unlimited Energy) for android

Metode Audit Dalam Informasi Teknologi

Metode Audit Dalam Informasi Teknologi

Metode Audit Dalam Informasi Teknologi

Metode Audit Dalam Informasi Teknologi

Ada beberapa teknik audit untuk melakukan audit pada Teknologi Informasi. Auditor dapat menggunakan tiga kategori berikut dalam menguji pengendalian biasa juga disebut sebagai teknik audit berbantuan computer (Computer Assisted Audit Techniques/CAAT) yang terdiri atas Auditing Around the Computer, dimana dengan teknik ini auditor menguji reliability dari computer generated information dengan terlebih dahulu menghitung hasil yang diinginkan dari transaksi yang dimasukkan dalam system, dan kemudian membandingkan hasil perhitungan dengan hasil proses atau output. Jika terbukti akurat dan valid, maka diasumsikan bahwa system pengendalian berfungsi seperti yang seharusnya. Kondisi ini cocok jika system aplikasi otomasi sederhana dan ringkas. Pendekatan ini masih relevan dipakai di perusahaan yang menggunakan software akuntansi yang bervariasi dan melakukan proses secara periodic. Berikutnya ialah Auditing With the Computer adalah auditing dengan pendekatan computer, menggunakan teknik yang bervariasi yang biasa juga disebut Computer Assisted Audit Technique (CAAT). Penggunaan CAAT telah meningkatkan secara dramatis kapabilitas dan efektifitas auditor, dalam melakukan susbstantif test. Salah satu CAAT yang lazim dipakai adalah general audit software (GAS). GAS sering dipakai untuk melakukan substantive test dan digunakan test of control yang terbatas. Sebagai contoh GAS sering dipakai untuk mengetes fungsi algoritma yang komplek dalam program computer. Tetapi ini memerlukan pengalaman yang luas dalam penggunaan software ini. Dan yang ketiga adalah Audit Through the Computer yang merupakan teknik focus pada testing tahapan pemrosesan computerised, logic program, edit routines dan program controls. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa jika program pemrosesan dikembangkan dengan baik, dan memenuhi edit routines dan programme check yang memadai, maka error dan kecurangan tidak akan mudah terjadi tanpa terdeteksi.

Standar yang digunakan dalam mengaudit teknologi informasi adalah standar yang diterbitkan oleh ISACA yaitu ISACA IS Auditing Standard. Selain itu ISACA juga menerbitkan IS Auditing Guidance dan IS Auditing Procedure. Sekarang keahlian dalam mengaudit IT juga memerlukan sertifikasi sendiri, yaitu CISA (Certified Information System Audit). Standar adalah sesuatu yang harus dipenuhi oleh IS Auditor. Guidelines memberikan penjelasan bagaimana auditor dapat memenuhi standar dalam berbagai penugasan audit, dan prosedur memberikan contoh langkah-langkah yang perlu dilalui auditor dalam penugasan audit tertentu sehingga sesuai dengan standar. Bagaimanapun IS auditor harus bisa menggunakan judgement profesional ketika menggunakan guidance dan procedure. Standar yang aplicable untuk audit IT adalah terdiri dari 11 standar yaitu,  Audit charter, Audit Independent, Profesional Ethic and standard, S4.Profesional competence, Planning, Performance of Audit Work, Reporting, Follow-Up Activity, Irregularities and Irregular Act, IT Governance dan Use of Risk Assestment in Audit Planning.

IS Auditing Guideline terdiri dari 32 guidance dalam mengaudit TI yang mengcover petunjuk mengaudit area-area penting. IS Audit Procedure terdiri dari 9 prosedur yang menunjukan langkah-langkah yang dilakukan auditor dalam penugasan audit yang spesifik seperti prosedur melakukan bagaimana melakukan risk assestment, mengetes intruction detection system, menganalisis firewall dan sebagainya. Jika dibandingkan dengan audit keuangan, maka standar dari ISACA ini adalah setara dengan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yaitu menyangkut tata cara bagaimana audit dilakukan. Sedangkan bagaimana kondisi apa yang diaudit diberikan penilaian berdasarkan standar tersendiri yaitu COBIT.

COBIT (Control Objective for Information Related Tecnology) adalah kerangka tata kelola IT (IT Governance) yang ditujukan kepada manajemen, staf pelayanan IT, control departemen, fungsi audit dan lebih penting lagi bagi pemilik proses bisnis (business process owner’s), untuk memasITan confidenciality, integrity and availability data serta informasi sensitif dan kritikal. COBIT didesign terdiri dari 34 high level control objectives yang menggambarkan proses TI yang terdiri dari 4 domain yaitu Plan and Organise, Acquire and Implement, Deliver and Support dan Monitor and Evaluate.

The COBIT Framework juga memasukkan hal-hal sebagai berikut, Maturity Models – Untuk memetakan status maturity proses-proses IT (dalam skala 0 – 5) dibandingkan dengan “the best in the class in the Industry” dan juga International best practices.  Critical Success Factors (CSFs) – Arahan implementasi bagi manajemen agar dapat melakukan kontrol atas proses IT.  Key Goal Indicators (KGIs) – Kinerja proses-proses IT sehubungan dengan kebutuhan bisnis dan Key Performance Indicators (KPIs) – Kinerja proses-proses IT sehubungan dengan process goals

COBIT dikembangkan sebagai suatu generally applicable and accepted standard for good Information Technology (IT) security and control practices . Istilah ” generally applicable and accepted ” digunakan secara eksplisit dalam pengertian yang sama seperti Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). Suatu perencanaan audit IT dapat dimulai dengan menentukan area-area yang relevan dan berisiko paling tinggi, melalui analisa atas ke-34 proses tersebut. Sementara untuk kebutuhan penugasan tertentu, misalnya audit atas proyek IT, dapat dimulai dengan memilih proses yang relevan dari proses-proses tersebut

Sumber : https://anchorstates.net/

Jenis-jenis Profesi di bidang IT

Jenis-jenis Profesi di bidang IT

Jenis-jenis Profesi di bidang IT

Jenis-jenis Profesi di bidang IT
Jenis-jenis Profesi di bidang IT

IT Support Officer memiliki kualifikasi diantaranya ialah D3 / S1 bidang Ilmu Komputer, Mahir Windows System, Linux System, Networking, Troubleshooting, mampu bekerja dalam individu / tim, memiliki motivasi kerja yang tinggi, energik, dan kreatif, ulet dan pekerja keras,  Bertanggung jawab terhadap pekerjaan, Menguasai bahasa pemrograman AS/400 atau IT product development dan networking komunikasi data atau metodologi pengembangan aplikasi (SDLC, waterfall) dan project management. Sedangkan tanggung jawabnya ialah menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT. Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hal tersebut. Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll. Korespondensi dengan penyedia jasa eksternal termasuk Internet Service Provider, penyedia jasa Email, hardware, dan software supplier, dll. Mengatur penawaran harga barang dan tanda terima dengan supplier untuk kebutuhan yang berhubungan dengan IT. Menyediakan data / informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan department regular

Network Administrator,  kualifikasinya ialah D3 / S1 bidang Ilmu Komputer.  Usia 25-30 tahun. Pengalaman di bidang IT Network / Network Administrator 2-3 tahun.  Memahami LAN, WAN, Mailserver, PDC/BDC, Linux / Free BSD. Menguasai Linux Redora Server. Menguasai secara mendalam win2000 administration tool. Mengikuti perkembangan TI terkini. Memiliki motivasi kerja yang tinggi, energik, dan kreatif.  Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun tulisan. Tugas dan tanggung jawab antara lain maintain dan perawatan jaringan LAN. Archive data. Maintain dan perawatan computer

Delphi Programmer, kualifikasi untuk profesi ini adalah S1 Teknologi Informasi. Usia 22-26 tahun. Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun tulisan. Mengerti dan memahami SQL Command, Oracle database, MySQL dan MSSQL Server. Mempunyai karakter dan attitude yang baik. Mampu bekerja dengan supervisi yang minim. Mampu bekerja dalam Tim. GPA min. 2,75. Pengalaman 0-2 tahun. Tanggun jawab dari pekerjaan ini yaitu menguasai bahasa pemrograman Borland Delphi. Berpengalaman dalam database programming. Mengerti multi tier programming dan object oriented programming

Network Engineer, kualifikasinya ialah S1 bidang Informatika. Pengalaman kerja sebagai Network Engineer. Memiliki sertifikasi setara Network Engineer (CCNA). Menguasai dan wajib berpengalaman minimal 1 tahun mengelola LAN. Mengerti hardware (PC, Printer, Hub, dll).  Menguasai MS Windows, Linux dan Office. Menguasai PC Remote misal PC Anywhere atau lainnya. Menguasai database (SQL Server) merupakan nilai tambah, sedangkan untuk tugas dan tanggung jawab adalah Maintenance LAN dan Koneksi Internet. Maintenance hardware. Maintenance database dan file. Help Desk. Inventory.

IT Programmer memiliki kualifikasi, Lulusan S1 Teknologi Informasi. Menguasai PHP, Java, OOP, MySQL, VB. NET/C#, C++.  Pengalaman min 2 tahun.  Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun tulisan. Usia 20-30 tahun. Mampu melakukan Presentasi. Dapat bekerja dalam Tim. Tanggung jawab pada profesi ini adalah ambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak. Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak. Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus diselesaikan. Menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal. Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pelanggan. Melakukan tugas-tugas yang berkaitan dan tanggung jawab yang diminta, seperti dalam sertifikat dan menuruti rencana dasar perusahaan untuk membangun kecakapan dalam portfolio pruduk IBM.  Mengerjakan macam-macam tugas terkait seperti yang diberikan  Membentuk kekompakan maksimum dalam perusahaan bersama dengan rekan-rekan dalam perusahaan

System Analyst memiliki kualifikasi, Pendidikan min S1. Pengalaman di bidangnya min 3 tahun. Usia maksimal 40 tahun. Mahir membuat software database windows / web sesuai kebutuhan perusahaan, pengolahan, dan maintenance database. Pengalaman mendevelop Business Intelligence/Datawarehouse/OLAP adalah sustu nilai tambah. Jujur, bertanggung jawab, cepat belajar hal-hal baru, ramah, berorientasi customer service, mampu bekerja mandiri dengan minimal supervisi maupun sebagai tim. Menguasai pemrograman visual windows dan web, programming (NET, VB, Delphi, PowerBuilder, Clarion, dll) dan konsep RDBMS (SQL Server/Oracle/MySQL/ASA, dll)

Sumber : https://abovethefraymag.com/

Kemahalan, Petisi ini Tuntut Turunkan Harga Redmi K20

Kemahalan, Petisi ini Tuntut Turunkan Harga Redmi K20

Kemahalan, Petisi ini Tuntut Turunkan Harga Redmi K20

Sangat mengejutkan, Redmi akhirnya memboyong K20 dan K20 Pro keluar Cina. Lagi dan lagi, India jadi negara yang berkesempatan untuk memasarkan dua smartphone tersebut. Tak kalah mengejutkan, beberapa penggemar smartphone Android di India tidak tertarik dengan harga yang ditawarkan.

Sekadar informasi untuk kalian, Redmi menjual Redmi K20 di India dengan

harga INR 22.000 atau sekitar Rp4,4 juta jika dikonversi dengan nilai mata uang saat ini. Nah! Tak sedikit konsumen yang menuntut agar Redmi mau menurunkan harga smartphone tersebut.

Mereka menuntut potongan harga yang mencapai INR 2.000 atau sekitar Rp400 ribuan. Ya! Bukan tanpa alasan mereka menuntut potongan harga. Pasalnya, Redmi K20 tidak memiliki cukup memori, baik terlait dengan RAM yang disematkan dan juga penyimpanan internalnya.

Satu hal yang cukup menarik, tuntutan ini mereka tuangkan lewat petisi di

Change.org. Selain itu, petisi ini juga menjabarkan mengenai smartphone yang dijual dengan harga yang sama seperti yang ditawarkan oleh Redmi, tetapi punya RAM dan internal storage yang lebih besar.

Ya! Mereka membandingkan bahwa ada salah satu merek smartphone yang

memiliki RAM 8 GB serta internal storage 128 GB, tetapi dijual dengan harga INR 20.000 atau sekitar Rp4 juta. Sementara, Redmi K20 yang ditawarkan di India memiliki RAM 6 GB dan internal storage hanya 64 GB.

 

Baca Juga :

Chipset Gaming Helio G90 akan Diumumkan 30 Juli

Chipset Gaming Helio G90 akan Diumumkan 30 Juli

Chipset Gaming Helio G90 akan Diumumkan 30 Juli

Qualcomm belum lama ini telah memperkenalkan chipset unggulan

terbarunya, Snapdragon 855 Plus. Ya! Sejak chipset ini diperkenalkan, tidak sedikit pabrikan smartphone yang kepincut untuk segera menggunakannya. Sebut saja, ASUS sudah tertarik untuk membenamkannya ke dalam ASUS ROG Phone 2.

Bahkan, baru-baru ini Black Shark lewat video teasernya telah

memperlihatkan rencananya untuk menggulirkan Black Shark 2 Pro. Ya! Smartphone gaming yang bakal meluncur pada akhir Juli 2019 ini akan diotaki Snapdragon 855 Plus. Tentu saja, ini persaingan yang menarik antara ASUS dengan Black Shark.

Namun, bagaimana jika ada pabrikan smartphone yang tertarik untuk membuat perangkat gaming dengan harga terjangkau alias budget gaming smartphone. Kini mereka tak perlu risau, pasalnya akan ada solusi menarik yang ditawarkan oleh MediaTek. Ya! Pabrikan chipset asal Cina ini akan memperkenalkan seri baru Helio G.

Diperkenalkan pada tanggal 30 Juli 2019, MediaTek akan memperkenalkan

SoC Helio G90 di Shanghai. Ya! Chipset ini digadang-gadang bakal dihadirkan sebagai jalan bagi MediaTek untuk berkompetisi di garis depan bagi pabrikan smartphone yang akan membuat handset gaming terjangkau.

Meskipun bocoran chipset ini belum diungkap lebih dalam, terutama mengenai spesifikasinya, spekulasi yang beredar bahwa Helio G90 mengarah sebagai Helio P90 yang dirombak. Seperti yang kita tahu, Helio P90 memiliki CPU delapan inti yang dibangun lewat fabrikasi 12 nanometer. Nah! Begitu juga dengan fabrikasi Helio G90.

Jadi, perbedaan utama antara Helio P90 dengan Helio G90 kemungkinan terletak pada sektor GPU, walaupun belum ada konfirmasi resmi yang diberikan oleh MediaTek. Ya! Biasanya MediaTek sangat getol menggunakan solusi dari PowerVR dan Mali untuk GPU-nya.

 

Sumber :

https://rhydianroberts.com/