Mendekatkan Pendidikan di Daerah 3T Melalui Sekolah Berbasis Asrama

Mendekatkan Pendidikan di Daerah 3T Melalui Sekolah Berbasis Asrama

Mendekatkan Pendidikan di Daerah 3T Melalui Sekolah Berbasis Asrama

Mendekatkan Pendidikan di Daerah 3T Melalui Sekolah Berbasis Asrama
Mendekatkan Pendidikan di Daerah 3T Melalui Sekolah Berbasis Asrama

Kemendikbud — Penyediaan perumahan guru dan pembangunan unit sekolah baru

di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) bertujuan agar siswa dan guru dekat dengan sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lancar. Pada tahun 2016, Kabupaten Sorong mendapatkan satu unit sekolah baru (USB) di jenjang SMP, dan satu unit sekolah baru beserta asrama siswa di tahun 2017.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Kepas Kalasuat mengatakan, pembangunan asrama bertujuan agar siswa yang rumahnya jauh dari sekolah dapat fokus menjalani pendidikannya.”Seperti di SMP N 28, siswa yang berdomisili jauh dari sekolah akan tinggal di asrama, nanti pada hari libur mereka pulang ke rumah masing-masing,” ujar Kepas saat acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018 di Depok, Jawa Barat (6/2/2018).

Ia menambahkan, dengan adanya USB beserta asrama, dapat menambah semangat belajar

peserta didiknya. Hal ini terlihat dari prestasi siswanya yang dapat bersaing dalam olimpiade tingkat nasional. Kepas mengatakan, pemerintah daerah sangat memperhatikan siswanya dengan cara membuat rayon – rayon dalam pelaksanaan UNBK.

“Adanya rayon sangat membantu sekolah yang terkendala jarak, sehingga dapat bergabung dalam satu rayon yang terdekat. Dengan begitu, siswa di daerah 3T juga ikut merasakan pendidikan yang sama dengan yang berada di kota,” tambahnya.

Kepas berharap dengan program – program yang mendekatkan pendidikan

kepada masyarakat ini dapat mengurangi jumlah anak putus sekolah di Kabupaten Sorong. Ia berharap, salah satu hasil dari RNPK 2018 ini adalah ditambahnya jumlah guru garis depan (GGD) yang ditempatkan di Kabupaten Sorong.ditambah sehingga dapat terwujudkan pembangunan pendidikan dari pinggiran. Menurutnya, pembangunan pendidikan dari pinggiran dapat meniadakan kesenjangan pendidikan di wilayah Indonesia.

“Dekatkan pendidikan kepada masyarakat melalui penyediaan perumahan guru dan unit sekolah baru di daerah 3T,” ujarnya. (Dwi Retnawati/Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

https://www.kaskus.co.id/thread/5d2e2d6f018e0d73cd7336bf/