Pendidikan

Memiliki kesadaran tanggung jawab sosial

Memiliki kesadaran tanggung jawab sosial

1)      Pemahaman mengenal cara-cara memperoleh hak dan memenuhi kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Memahami cara-cara memperoleh hak dan memenuhi kewajiban dalam kehidupan sehari-hari.
2)      Penerimaan menghargai hak-hak orang lain dan merasa senang melaksanakan kewajiban yang diembannya. Bersikap baik dalam berinteraksi sosial dengan orang lain yang bersifat heterogin (multi etnis, budaya, dan agama), seperti sikap altruis, empati, kooperatif, kolaboratif, dan toleran.
3)      Tindakan berinteraksi dengan orang lain atas dasar pertimbangan hak dan kewajiban yg diemban masing-masing. Berinteraksi dengan orang lain atas dasar kesamaan (equity) harkat dan martabat, dan nilai-nilai keharmonisan hidup (mutual simbiosis).
f.        Mencapai kematangan pengembangan pribadi
1)      Pemahaman mengenal karakteristik diri sendiri (seperti fisik, kecerdasan, minat, dan motivasi belajarnya). Memahami kelebihan dan kelemahan dirinya, baik fisik, kecerdasan, maupun kepribadiannya.
2)      Penerimaan menerima keadaan diri sendiri secara positif dan realistik. Bersikap baik dalam menerima diri sendiri dan pengembangannya.
3)      Tindakan mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif dalam rangka mengembangkan kemampuan dan kepribadiannya. Melakukan berbagai kegiatan yang positif dan kreatif dalam upaya mengembangkan potensi dirinya.
g.       Mencapai kematangan hubungan dengan teman sebaya
1)      Pemahaman mengenal norma-norma (etika) pergaulan dengan teman sebaya yang beragam latar belakangnya. Memahami lebih mendalam tentang etika pergaulan dalam berinteraksi dengan teman sebaya (terutama dengan lawan jenis).
2)      Penerimaan menyadari tentang pentingnya penerapan norma-norma dalam bergaul dengan teman sebaya. Menerima tentang pentingnya penerapan norma-norma dalam bergaul dengan teman sebaya.
3)      Tindakan bergaul dengan teman sebaya secara positif dan konstruktif. Bergaul dengan teman sebaya secara baik atas dasar norma atau etika, baik yang bersumber dari agama maupun adat istiadat.
h.       Perilaku kewirausahaan (memiliki kemandirian perilaku ekonomis)
1)      Pemahaman mengenal nilai-nilai perilaku hemat, ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari. Memahami strategi dan peluang untuk berperilaku hemat, ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif dalam keragaman kehidupan.
2)      Penerimaan menyadari manfaat berperilaku hemat, ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari. Menerima nilai-nilai hidup hemat, ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif sebagai aset untuk mencapai hidup mandiri.
3)      Tindakan membiasakan diri hidup hemat ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari. Menampilkan hidup hemat ulet, sungguh-sungguh, dan kompeti- tif atas dasar kesadaran sendiri.
i.         Mencapai kematangan dalam pilihan karir
1)      Pemahaman mengenal jenis-jenis dan karakteristik studi lanjutan (slta) dan pekerjaan. Memahami kemampu- an diri, peluang dan ragam pekerjaan, pendi dikan dan aktivitas yang terfokus pada pengembangan alternatif karir.
2)      Penerimaan mempersiapkan diri dengan menambah pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan studi lanjutan atau pekerjaan yang diminatinya. Mempersiapkan diri dengan serius untuk mengembangkan pengetahuan, dan keterampilan dalam upaya persiapan diri memasuki dunia kerja.
3)      Tindakan mengidentifikasi ragam alternatif studi lanjutan atau pekerjaan yang mengandung relevansi dengan kemampuan dan minatnya. Mengembangkan alternatif perencanaan karir dengan mempertimbangkan kemampuan, peluang dan ragam karir.
j.        Mencapai kematangan dalam kesiapan diri untuk menikah dan berkeluarga
1)      Pemahaman mengenal berbagai norma atau nilai pernikahan dan berkeluarga. Memahami norma-norma atau nilai pernikahan dan berkeluarga.
sumber :