Umum

Melakukan Hubungan Hubungan intim Tanpa Penetrasi

Melakukan Hubungan Hubungan intim Tanpa Penetrasi

Hubungan hubungan intim tanpa penetrasi atau non koital maksudnya adalah hubungan suami isteri tanpa adanya kegiatan masuknya Mr P pria ke dalam Ms V wanita. Meski Mr P tidak masuk ke liang Ms V, cara ini masih memungkinkan terjadinya kehamilan bila pria menggesek-gesekkan Mr P ke Ms V bagian luar. Oleh karena itu, jika ingin mencegah kehamilan dengan hubungan intim tanpa penetrasi dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi dari pihak pria agar bisa menahan diri untuk tidak melakukan penetrasi.

Pertanyaan selanjutnya adalah: mana ada pria yang tahan berhubungan hubungan intim tanpa penetrasi. Disinilah suami isteri dituntut kreatif menjalani rutinitas hubungan intim sehari-hari. Sebagai gantinya, agar wanita bisa memuaskan pria di atas ranjang maka layanan hubungan intim bisa dilakukan dengan cara oral hubungan intim. Oral hubungan intim adalah memuaskan hasrat hubungan intimual pria dengan mulut wanita. Selain itu, mungkin ada sebagian wanita akan lebih suka melakukan hubungan hubungan intim melalui “pintu belakang”. Cara mana yang Anda pilih, tergantung selera berdua.

Bagaimana jika melakukan hubungan intim tanpa penetrasi sementara wanita tetap memakai celana dalam? Sama saja. Peluang terjadinya kehamilan tetap ada karena sangat mungkin cairan sel pria pria yang menempel ke celana dalam wanita merembes ke dalam Ms V wanita. Apalagi jika setelah melakukan hubungan badan si wanita tersebut tidak segera membasuh Ms V, maka sel pria bisa saja masuk ke dalam liang Ms V.

4. Melakukan Hubungan suami-istri Dengan Cara Ejakulasi di Luar Ms V

Cara keempat agar hubungan suami-istri tidak mengakibatkan kehamilan adalah dengan cara menarik keluar Mr P menjelang ejakulasi, cara ini disebut senggama terputus. Pada saat pria merasa akan ejakulasi, dia harus cepat-cepat menarik Mr Pnya dan melakukan ejakulasi di luar Ms V. Cara ini membutuhkan kontrol diri yang kuat dari pihak suami. Pasalnya tidak mudah menyuruh suami ejakulasi di luar sementara hasrat hubungan intimnya mungkin sedang meledak-ledak.

Metode menunda kehamilan dengan cara ejakulasi di luar Ms V masih memiliki resiko terjadinya kehamilan. Hal ini disebabkan karena bisa jadi ujung Mr P pria telah mengeluarkan cairan pre-cum (cairan sel pria yang keluar sebelum terjadinya ejakulasi) dan menempel di dinding Ms V sebelum Mr P sempat dicabut. Resiko lain adalah pada saat melakukan hubungan suami-istri si suami terlanjur enak sehingga tidak mau menarik keluar Mr Pnya dan ejakulasi di dalam Ms V.

5. Mencegah Kehamilan Dengan Ramuan Tradisional
Beberapa tanaman disekitar kita memiliki khasiat dapat menghentikan kehamilan, cocok bagi mereka yang telah memiliki anak cukup banyak. Contoh ramuan tradisional untuk menghentikan kehamilan adalah kunyit, daun sirih, dan daun kunci. Karena ramuan ini bersifat herbal artinya jika suatu saat anda ingin memiliki anak lagi, anda tinggal berhenti meminum ramuan ini dan lakukan hubungan intim saat masa subur.

Baca juga: