Kumpulan Puisi Tentang Nelayan

Kumpulan Puisi Tentang Nelayan

Kumpulan Puisi Tentang Nelayan

Kumpulan Puisi Tentang Nelayan
Kumpulan Puisi Tentang Nelayan

Istilah nelayan adalah Orang-orang yang Hari-harinya bekerja menangkap ikan Atau (biota) dan yang hidup di dasar laut, Maupun di permukaan perairan. Di peraiaran yang menjadi daerah tempatnya beraktifitas para nelayan.

Nelayan Tak Lagi Mengeluh

 

Bergulung ombak dengan keras

Memecah batu karang di batas

Biarkan buih mengalir lepas

Menuju laut lepas

 

Disini aku berdiri tegak

Tiada maksud untuk bergalak

Aku hanya ikut bersemarak

Riuh tawa nelayan kelak

 

Ikan Cumi-cumi kepiting dan udang

Selalu ikut turut mengundang

Di santap saat bersuka dan berdendang

Itulah hasil lautku yang segudang

 

Nelayan tak lagi mengeluh

Walau kian sulit melempar sauh

Tak terhitung mengalir peluh

BBM Tetap melambung jauh

 

Cintaku tak pernah cukup

Melihat nelayan tanganya menangkup

Hanya angin yang tergantang

Lepas bersama kabut yang menantang

 

Allah pemilik kehidupan

Jangan kau hembuskan badai topan

Karena mereka nyaris tak makan

Dan tak tahu kemana membangun harapan

 

Sang Nelayan Pencari Nafkah

 

Harapan putih pasir pantai

Menyengat tapak kaki tak beralas

Nyiur lambaian kelapa menyapa

Sang pencari nafkah bergegas ke laut lepas

 

Di sambut ombak yang berkejar menerjang sampan

Kokoh tekat sang pencari nafkah

Tak peduli ombak dna karang menerjang

Demi ibadah  yang berkah

 

Wahai sahabatku sang nelayan pencar nafkah

Berguruku pada semangatmu

Berkacaku pada tekat ibadahmu

Sekecil apapun hasil

Engkau terima tampa mengeluh

Engkau nikmati dan mensyukuri

 

Banggaku menyebutmu seorang guru

Guru dalam kehidupan

Mengais nafkah yang berkah

Tampa perlu mengemis apa lagi berbuat bengis

Engkaulah yang mengerti arti berkah dan nafkah

 

Nelayan Tua

 

Angin laut berhembus lembut

Bersenandung merdu

Menandaskan kisah

Keluh kesah mencri nafkah

Yang berjuang tampa mengharap sedekah

 

Menerjang ombak menantang maut

Demi mendapat sekeranjang harta

Harta amis yang sangat berharga

Sebagai penyambung nyawa keluarga

 

Yang setia di peraduan

Senantiasa menunggu dan ber do’a

Untuk keselamatan dan kelencaran

Demi mereka engkau rela taruhkan nyawa

 

Mengharap semuanya

Senyum iklas membuatmu bahagia

Sang nelayan tua penakluk lautan

 

Baca juga artikel: