KPK Kembali Lakukan Diskusi Pengembangan Aplikasi di Dispendik

KPK Kembali Lakukan Diskusi Pengembangan Aplikasi di Dispendik

KPK Kembali Lakukan Diskusi Pengembangan Aplikasi di Dispendik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemetaan

pengelolaan pendidikan di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pemetaan ini sebagai upaya untuk mendapatkan gambaran dan cerita sukses pengelolaan pendidikan di Indonesia.

Kegiatan pemetaan pengelolaan pendidikan dilakukan oleh tiga orang dari Tim

platform JAGA KPK di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Kamis (11/07/2019). Tim ini ditemui langsung Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan, Sekretaris Dispendik Surabaya Aston Tambunan, Kasubag Keuangan Iwan Himawan, serta tim Sub Bagian Penyusunan Program dan Pelaporan.

Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan mengatakan, sampai dengan sekarang ini Dispendik Surabaya memiliki sekitar 32 aplikasi. Aplikasi ini menyasar empat hal utama. Pertama untuk peningkatan kompetensi guru, kedua peningkatan kompetensi siswa, ketiga peningkatan kualitas sekolah atau lembaga pendidikan, dan terakhir ketersediaan layanan pendidikan bermutu.

“Di Dispendik ada Sistem Informasi Administrasi Guru Surabaya (Si Agus),

Sistem Informasi Calon Kepala Sekolah (Si Cakep), Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), dan lain sebagainya,” kata Ikhsan.

 

Sumber :

http://kw.pm.org/wiki/index.cgi?blku