Kolaborasi dan Akselerasi Harus Tetap Ada

Kolaborasi dan Akselerasi Harus Tetap Ada

Kolaborasi dan Akselerasi Harus Tetap Ada

Kolaborasi dan akselerasi

Kolaborasi dan akselerasi menjadi dua hal yang ditekankan Wali Kota Bogor Bima Arya saat menerima tim dari PT. Waskita terkait Transit Oriented Development (TOD) Sukaresmi di ruang Paseban Punta, Balaikota Bogor, Kamis (05/10/2017).

“Saya meyakini konsep kolaborasi dan akselerasi itu harus tetap ada, tetapi semua harus konsisten. Ada dua hal, pertama semua harus melalui kajian yang matang dan kedua tidak adanya aturan yang di bypass (jalan pintas),” kata Bima.

Kajian yang cermat dan matang

Dengan kajian yang cermat dan matang serta tidak “sembrono” ditambah  rekomendasi-rekomendasi yang ada harus diperhatikan nantinya, termasuk di dalamnya persyaratan-persyaratan.

“Jadi semuanya masih dikaji secara matang dan kita juga ingin ada hal-hal yang diakselerasi oleh pemerintah pusat, karena akselerasi dan kolaborasi harus dilakukan secara terus menerus. Jika kita doing nothing (tidak melakukan apapun), sementara pemerintah nantinya akan membangun double track (rel ganda), maka yang akan terjadi adalah “stug”. Pada intinya semua harus sesuai aturan,” jelas Bima.

Direktur PT. Waskita Bambang Rianto

Sementara itu, Direktur PT. Waskita Bambang Rianto menerangkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait perizinan dan hal-hal lainnya. Kedepan pihaknya akan mengadakan rapat kembali, menurut rencana groundbreaking akan dilaksanakan pada 13 Desember 2017.

 

Sumber : https://solopellico3p.com/