Kemantapan Infrastruktur Jalan Meningkat

Kemantapan Infrastruktur Jalan Meningkat

Kemantapan Infrastruktur Jalan Meningkat
Kemantapan Infrastruktur Jalan Meningkat

Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, M.Ip mengatakan pada tahun 2010

kemantapan jalan Kabupaten Bandung baru mencapai 355,57 KM. Dan di tahun 2014, kemantapan jalan telah meningkat mencapai 661,16 KM.

Saat ini sedang dibangun jalan tembus cukang monteng yang menghubungkan Kecamatan Ibun dan Kamojang Garut. Jalan tersebut sebagai akses penunjang jalan strategis nasional bagi wilayah Jabar Selatan yang sering kali digunakan untuk aktivitas jalur mudik saat hari raya idul fitri yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bandung dan Garut

Hal itu disampaikannya saat meresmikan Pembangunan Jembatan Desa Rancakasumba

, Kecamatan Solokan Jeruk, Senin (28/09/2015).

Disamping itu, lanjut Dadang Mochamad Naser, jalan tembus cukang monteng akan berfungsi menjadi akses jalan menuju kawasan wisata geothermal dan pembangkit tenaga listrik panas bumi kamojang yang akan menelan biaya sebesar 81,750 Milyar rupiah.

Sementara peresmian pembangunan jembatan permanen sepanjang sekitar 20 meter dan lebar 1 meter di Kp. Bojong Rangkas yang menghubungkan Desa Rancakasumba Kecamatan Solokanjeruk dengan Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay tersebut, dinilai Dadang Naser sangat penting bagi kelancaran pergerakan lalu lintas dan aktifitas warga sekitar.

Fungsi jembatan menurut Dadang adalah menghubungkan rute

atau lintasan transportasi yang terpisah baik oleh sungai, rawa, danau, selat, saluran, jalan raya, jalan kereta api dan perlintasan lainnya. Dari segi perekonomian pun, menurutnya dapat mengurangi beban biaya transportasi, “Sedangkan dari aspek efesiensi waktu dapat mempersingkat waktu tempuh pada perjalanan darat yang saling terpisah”, ungkap Dadang.

Mengingat pentingnya peranan jembatan bagi kehidupan manusia. Kata Dia maka harus ditinjau pula kelayakan konstruksi jembatan itu. Klasifikasi jembatan sesuai dengan tingkat pelayanan dan kemampuannya dalam menerima beban, perlu diperhatikan juga tingkat keamanan dan kenyamanan dalam pemaikanan jembatan tersebut,

“Apakah masih layak untuk digunakan atau harus dilakukan perbaikan hingga penggantian”, ujarnya seraya menamhakan bahwa akselarasi pembangunan daerah selama ini ikut pula ditunjang melalui upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan dengan betonisasi.

 

 

Sumber :

https://www.diigo.com/item/note/4x55f/s2rn?k=01f30fdd98ac070e16bd5c5d7dfac91f