Pendidikan

Kebijakan Biaya Seragam Jangan Memberatkan

Kebijakan Biaya Seragam Jangan Memberatkan

Kebijakan Biaya Seragam Jangan Memberatkan

Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengingatkan pihak sekolah agar tidak

mengeluarkan kebijakan biaya seragam yang besar sehingga memberatkan orang tua (ortu) peserta didik baru. Seragam dimaksud seperti batik, dan baju muslim yang harus dibeli sekolah.

Kepala Seksi SMP pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Mawardi, mengatakan kebutuhan seragam sekolah merupakan tanggung jawab orang tua peserta didik.

“Untuk biaya seragam itu ditanggung oleh orang tua masing-masing,

pemerintah tidak memberikan dana untuk kebutuhan seragam sekolah,” ujar Mawardi, melalui sambungan selulernya, Rabu (3/7).

Menurutnya, orang tua dapat bebas membeli seragam putih biru maupun pramuka di pasaran. Namun, seragam batik dan baju muslim tak bisa didapatkan diluar karena tiap sekolah berbeda-beda.

Lebih lanjut, Mawardi menegaskan, biaya seragam tersebut bukan kebijakan dari dinas pendidikan. “Biaya seragam batik, maupun muslim kebijkan ranah sekolah masing-masing,” tegas Mawardi,

Meskipun demikian, pihak sekolah juga harus memberikan tolerasi biaya

seragam, khususnya bagi orang tua siswa dari kalangan kurang mampu. Misalnya, dengan memberikan keringanan biaya atau pembayaran yang dapat diangsur.

“Harus ada tolerasi, sehingga orang tua tak diberatkan,” ujarnya.

Dengan tidak mengeluarkan kebijakan biaya seragam yang dapat memberatkan orang tua peserta didik baru, Mawardi, menyakini proses pendidikan di Kota Bekasi akan berjalan dengan baik.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/