Invetasi DI Jabar Melejit

Invetasi DI Jabar Melejit

Invetasi DI Jabar Melejit

Invetasi DI Jabar Melejit
Invetasi DI Jabar Melejit

BANDUNG–Sepanjang tahun 2014 , investasi Jabar mengalami peningkatan

dibandingkan tahun 2013. Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT) Jabar Dadang M. Masoem mengatakan, untuk tahun 2014 investasi yang ditargetkan RPJM Jabar adalah Rp 85,5 triliun, realisasinya ternyata jauh melebihi itu.

“Mencapai Rp Total Rp. 108,89 triliun, mencakup 24.788 proyek dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 396.083 orang,” ujarnya Jumat.

Untuk investasi non SPIPISE (LKPM) sendiri, sepanjang tahun 2014

terealisasi sebesar Rp 19,18 triliun mencakup 22.065 proyek dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 21.597 orang. Perinciannya pada triwulan I Rp 4,17 triliun (7.315 proyek), triwulan II Rp 5,09 triliun (4.823 proyek), triwulan III Rp 3,85 triliun (4.547 proyek), dan triwulan IV Rp 6,05 triliun (5.380 proyek).

Realisasi investasi di Jawa Barat (Jabar) tahun 2014, jauh melebihi target yang ditetapkan. Baik target dari Pemerintah pusat, lewat mekanisme Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang menggunakan Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi secara Elektronik (SPIPISE), maupun target yang ditetapkan dalam Rencana pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Jabar.

“Hal ini menunjukan bahwa Jabar masih menjadi daerah tujuan utama untuk berbagai kegiatan investasi,” ujarnya.

Menurut Dadang target yang ditetapkan lewat SPIPISE(LKPM)

untuk Jabar adalah Rp 72,8 triliun, sedangkan realisasi investasi yang berlangsung sepanjang 2014 mencapai Rp 89,7 triliun. mencapai Terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN sebesar Rp 18,72 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 70,98 triliun.

Untuk realisasi PMDN meliputi investasi di 330 proyek, dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 63.335 orang. Sedangkan realisasi PMA mencakup 2.393 proyek investasi dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 311.261 orang.

“Secara keseluruhan, realisasi investasi SPIPISE (LKPM) di Jawa Barat sepanjang 2014, mencakup 2.723 proyek dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 374.486 orang. Artinya target penyediaan 2 juta lapangan pekerjaan pada 2018 nanti, tampaknya akan bisa dilampaui,” katanya. jo

 

Baca Juga :