Pendidikan

Hubungan antar etika, moral dan hukum

Hubungan antar etika, moral dan hukum

Hubungan antar etika, moral dan hukum

Hubungan antar etika, moral dan hukum
Hubungan antar etika, moral dan hukum

Tahun 1927-1987 Lawrence Konhberg menyatakan bahwa etika dekat dengan moral. Lawrence menyatakan bahwa  pendidikan moral merupakan integrasi berbagai ilmu seperti psikologi, sosiologi, antropologi budaya, filsafat, ilmu pendidikan, bahkan ilmu politik.
Lawrence mencatat enam orientasi:
1.      Orientasi pada hukuman, ganjran, kekuatan fisik dan material.
2.      Orientasi hedonistis hubungan antarmanusia.
3.      Oreintasi konformitas.
4.      Orientasi pada otoritas.
5.      Orientasi kontrak social.
6.      Orientasi moralitas prinsip suara hati, individual, konprehensif, dan universal.
Tahun 1991 menurut Sony Keraf, moralitas adalah system nilai tentang bagaimana kita harus hidup dengan baik sebagai manusia.
Tahun 1987 Frans Magnis Suseno, memiliki pernyataan sepaham bahwa etiak adalah sebuah ilmu dan bukan sebuah ajaran, sedangkan ,yang memberi manusia norma tentang bagaimana manusia harus hidup adalah moralitas.
Tahun 2002 Jan Hoesada, mencatat beberapa factor yang berpengaruh pada keputusan atau tindakan tidak etis dalam sebuah perusahaan:
a.       Kebutuhan individu
b.      Tidak ada pedoman
c.       Perilaku dan kebiasaan individu
d.      Lingkungan tidak etis
e.       Perilaku atasan 

Baca Juga :