Estrogen Responsiv dermatosis pada Anjing

Estrogen Responsiv dermatosis pada Anjing

Estrogen Responsiv dermatosis pada Anjing
Estrogen Responsiv dermatosis pada Anjing

Jenis Anjing yang Terkena

Anjing yang dapat terkena penyakit ini adalah anjing berumur muda sampai dewasa.

Gejala Klinis

§ Infatile Haircoat

§ Alopesia pada abdomen, Ventral Leher dan telinga

§ Infatile pada Vulva dan Putting susu

 

Diagnosa

Cara untuk mendiagnosa penyakit ini menggunakan Uji Terapiutik dengan Estrogen.

2.2.6. Tumor Testis

Tumor testis dianggap salah satu penyakit paling umum pada anjing dewasa jantan. Kejadian keseluruhan pada anjing tidak terlalu tinggi karena sejumlah besar anjing yang telah dikebiri. Namun, pada anjing jantan dewasa tumor ini dianggap cukup umum. biasanya cukup mudah untuk dikenali dan didiagnosa. Pengobatan terdiri dari pengebirian dan biasanya kuratif.

 

Jenis Anjing yang Terkena

Tumor testis paling umum ditemukan pada anjing jantan dewasa. Namun, penyakit ini dapat terjadi pada anjing jantan segala usia. Anjing yang memiliki satu atau kedua testis yang tidak turun ( cryptorchid ) memiliki potensi 13 kali lebih mungkin untuk terjadinya tumor pada testis dibandngkan anjing dengan testis normal.

Breed yang beresiko terkena adalah Chihuahua, Boxer, Pomerian, Miniatur schnauzer, Miniatur poodle, Standar poodle, Shetland sheepdog, Siberian husky, Yorkshire terrier.

Jenis Tumor

Ada tiga jenis tumor testis yang umum: tumor sel Sertoli, seminoma, dan tumor sel interstisial. Walaupun ada perbedaan dalam jenis tumor, namun penanganannya sama dan karena itu biasanya disatukan sebagai tumor testis.

Tumor sel Sertoli

Tumor sel Interstitial

Tumor Seminoma

Gejala Klinis

§ Alopesia dan hyperpigmentasi perineum, Ventral abdomen, dan poetrolateral badan.

§ Pembengkakan pada scrotum, testis atau perut bagian inguinal

§ Kelenjar prostat membesar, dan puting susu membesar.

Diagnosa

Diagnosa didasarkan pada sejarah, presentasi, dan identifikasi patologis melalui biopsi atau pemeriksaan mikroskopis dari tumor yang diangkat. Anjing yang diduga tumor testis juga harus menjalani x – ray pada abdomen dan dada untuk memeriksa metastasis. Juga dilakukan tes kadar estrogen serum.

 

Pengobatan

Pengobatan biasanya berupa kastrasi. Karena keberhasilan dari pengangkatan testis dan rendahnya tingkat metastatis, pengebirian seringkali satu-satunya terapi yang diperlukan. Beberapa anjing penderita tumor juga bias ditangani dengan kemoterapi dan pada anjing yang telah mengalami metastasis, kemoterapi dianjurkan.

 

Sumber : https://nashatakram.net/tata-cara-penulisan-unsur-serapan/