Jaringan Komputer UPTD SDN Gunung Sekar Diduga Diserang Hacker

Jaringan Komputer UPTD SDN Gunung Sekar Diduga Diserang Hacker

Jaringan Komputer UPTD SDN Gunung Sekar Diduga Diserang Hacker

Warga yang berada di kawasan perkotaan Kecamatan Sampang, Kabupaten

Sampang, dihebohkan dengan dugaan serangan hacker (peretas) yang berhasil menerobos jaringan komputer di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunung Sekar Satu, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Minggu (7/7/2019).

Display pada pintu masuk di SD Negeri Gunung Sekar 1, tulisanya bukan

selamat datang, tetapi tulisan kurang sedap dibaca.

Hal itu dibenarkan Inspektur Polisi Satu (Iptu) Rochan yang kebetulan bertugas untuk pengamanan tak jauh dari pintu gerbang SD Negeri 1 Gunung Sekar. Menurutnya, display yang berada di SD ternama di Sampang kota itu muncul tulisan Hacked By: People of Jancukers.

“Kemungkinan display ucapan selamat datang di pintu gerbang SD Negeri 1

Gunung Sekar itu sengaja diserang oleh hacker, tapi saya pantau ulang tadi petang sudah kembali normal yakni ada tulisan selamat datang di UPTD SDN Gunung Sekar,” jelas polisi yang juga menjabat sebagai Kanit Regident Polres Sampang.

Beruntung saat kejadian perubahan tulisan atau display berjalan di pintu masuk SDN Gunung Sekar 1 itu diretes oleh hacker. Tidak terlihat oleh para siswa, sebab kejadian tersebut berlangsung pada hari libur sekolah

 

Baca Juga :

Pagelaran Seni PG PAUD UNNAR Harapkan Hasilkan Pendidik Kreatif

Pagelaran Seni PG PAUD UNNAR Harapkan Hasilkan Pendidik Kreatif

Pagelaran Seni PG PAUD UNNAR Harapkan Hasilkan Pendidik Kreatif

Sebanyak 40 mahasiswa PG PAUD Universitas Narotama memenuhi Convention Hall kampus UNNAR, Jumat (5/7/2019), dengan menggunakan kostum yang beragam.

Mereka secara bergantian menampilkan karya seni yaitu tari dan menyanyi.

Ketua Program Studi PG PAUD UNNAR, Rofik Jalal Rosyanafi, S.Pd.,M.Pd mengatakan kegiatan ini adalah yang pertama dari kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun itu.

“Karena PG PAUD UNNAR adalah prodi baru, jadi kami sedang memulai

rutinitas pagelaran karya ini sebelum menjadi kegiatan tahunan. Harapannya pasti ingin menghasilkan pendidik anak usia dini yang kreatif dengan pagelaran karya seni ini,” ujar Rofik.

Pagelaran karya seni PG PAUD mengambil tema “Seni Menyatukan Kita” dan

merupakan kegiatan evaluasi capaian pembelajaran gabungan dari 3 mata kuliah. “Pagelaran ini menggabungkan evaluasi untuk mata kuliah Musik dan Lagu, Pembelajaran Tari AUD, dan Pagelaran Karya,” lanjutnya.

Ketiga mata kuliah itu ternyata memang sangat erat kaitannya dengan pendidikan anak usia dini, sehingga sangat penting untuk diajarkan dalam perkuliahan mahasiswa PG PAUD.

 

Sumber :

http://kw.pm.org/wiki/index.cgi?MerekTerbaik

KPK Kembali Lakukan Diskusi Pengembangan Aplikasi di Dispendik

KPK Kembali Lakukan Diskusi Pengembangan Aplikasi di Dispendik

KPK Kembali Lakukan Diskusi Pengembangan Aplikasi di Dispendik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemetaan

pengelolaan pendidikan di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pemetaan ini sebagai upaya untuk mendapatkan gambaran dan cerita sukses pengelolaan pendidikan di Indonesia.

Kegiatan pemetaan pengelolaan pendidikan dilakukan oleh tiga orang dari Tim

platform JAGA KPK di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Kamis (11/07/2019). Tim ini ditemui langsung Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan, Sekretaris Dispendik Surabaya Aston Tambunan, Kasubag Keuangan Iwan Himawan, serta tim Sub Bagian Penyusunan Program dan Pelaporan.

Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan mengatakan, sampai dengan sekarang ini Dispendik Surabaya memiliki sekitar 32 aplikasi. Aplikasi ini menyasar empat hal utama. Pertama untuk peningkatan kompetensi guru, kedua peningkatan kompetensi siswa, ketiga peningkatan kualitas sekolah atau lembaga pendidikan, dan terakhir ketersediaan layanan pendidikan bermutu.

“Di Dispendik ada Sistem Informasi Administrasi Guru Surabaya (Si Agus),

Sistem Informasi Calon Kepala Sekolah (Si Cakep), Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), dan lain sebagainya,” kata Ikhsan.

 

Sumber :

http://kw.pm.org/wiki/index.cgi?blku

Sinergi Pemkab dan Kemenag Kabupaten Kediri Gelar Diseminasi GERAMM

Sinergi Pemkab dan Kemenag Kabupaten Kediri Gelar Diseminasi GERAMM

Sinergi Pemkab dan Kemenag Kabupaten Kediri Gelar Diseminasi GERAMM

Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri menyelenggarakan Diseminasi Peningkatan Kompetensi Pengawas Melalui Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM) di aula atas Kantor Kemenag Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri melalui Kepala Bakesbangpol, Drs. H. Mujahid, MM., menyampaikan bahwa mindset masyarakat Kabupaten Kediri kini tidak memandang sebelah mata pada madrasah. Bagi mereka, madrasah dinilai punya nilai lebih dalam pembelajaran dan outcome setelah lulus pendidikan.

“Jadi tematik terkait membangun madrasah ini sangat luar biasa. Madrasah dinilai bagus, tidak hanya menghasilkan kemampuan cerdas dalam hal akademis. Namun juga turut serta membangun pendidikan karakter,” jelasnya.
Baca Juga:

Upacara Haornas ke-36, Bupati Kediri Ajak Warganya Rajin Olahraga

Edarkan Sabu, Pekerja Catering Dibekuk Polsek Pare Kediri
UMKM Kabupaten Kediri Dilatih Pasarkan Produk Melalui Medsos dan Marketplace
Alhamdulillah, Para Bidan PTT Kabupaten Kediri Segera Terima SK CPNS

Dijelaskan lebih lanjut oleh Mujahid, pembangunan masyarakat Kabupaten

Kediri yang religius terkait dengan GERAMM, perlu mencermati empat aspek. Yakni aspek SDM, menajemen, anggaran dan infrastruktur sarana prasarana.

“Dari aspek peningkatan SDM menjadi perlu. Hal ini agar manusia di madrasah mampu memadai tuntutan tekstual dan kontekstual. Sehingga tercipta SDM yang memiliki karakter yang religius dan nilai akademisnya juga bersaing,” tambahnya.

“Begitu juga dengan aspek manajemen, dibuat manajeman yang baik dalam

mengelola madrasah. Didukung anggaran yang tepat sasaran program, efektif dan efisien serta akuntabel. Dalam hal sarpras, Pemkab juga sejak empat tahun lalu aktif memberikan bantuan rehab madrasah. Terdapat pula fasilitasi bantuan operasional untuk madrasah diniyah dan fasilitasi pendidikan non formal,” pungkasnya.

 

Baca Juga :

Jatim Sabet Juara Tertinggi di Penghargaan Guru Berprestasi dan Berdedikasi

Jatim Sabet Juara Tertinggi di Penghargaan Guru Berprestasi dan Berdedikasi

Jatim Sabet Juara Tertinggi di Penghargaan Guru Berprestasi dan Berdedikasi

Pelaksana tugas atau Plt Dinas Pendidikan Jatim, Hudiyono menyambut kontingen guru Jawa Timur yang baru saja pulang dari Jakarta dalam perlombaan Guru Berprestasi dan Berdedikasi 2019, Senin (19/8/2019) di Dinas Pendidikan Jatim.

Sebanyak 24 orang guru tersebut telah menjadi juara di provinsi dan bertanding di tingkat nasional. Mereka menyabet 7 gelar juara, yakni 5 medali emas dan 2 Perak. Hasil yang diterima oleh Jawa Timur ini merupakan perolehan terbanyak dari daerah lainnya, disusul oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mendapatkan 5 medali emas dan 3 medali perunggu.

Selain perolehan medali atas guru berprestasi, juga terdapat 6 karya dari guru Jawa Timur yang mendapatkan hak paten. Serta terdapat salah satu inovasi guru yang akan dibawa ke tingkat internasional.

Menurut Hudiyono, keberhasilan ini adalah prestasi yang membuktikan bahwa

guru-guru Jawa Timur merupakan pendidik yang berkualitas. “Guru-guru ini membuktikan bahwa guru Jatim memiliki kompetensi yang mumpuni dan berkualitas, tugas selanjutnya adalah mempertahankan dan meratakan kualitas tersebut,” ujar Hudiyono.
Baca Juga:

Polisi Pastikan Kematian Bu Guru Karena Sakit
PGRI: Apa Kabar Kenaikan Pangkat Guru Fungsional di Jember Sejak 2016?
Unesa dan Pemkot Surabaya Komitmen Sediakan Guru
Honorer GTT K2 Bojonegoro Minta Kenaikan Tunjangan

Terkait pemerataan kompetensi dan kualitas guru, Hudiyono mengatakan bahwa zonasi merupakan salah satu cara dan strategi yang memiliki potensi besar dan baik. Pasalnya, ia menggambarkan bahwa sistem zonasi memungkinkan guru-guru mengangkat local wisdom atau kearifan lokal sebagai bekal dan dasar dalam berinovasi.

“Dengan zonasi, potensi besar untuk guru lokal mengasah dan memahami

potensi daerahnya. Kemudian dari aspek keterampilan, sosial dan inovasinya, lokal wisdom tersebut dapat diangkat. Intinya menggali kurikulum lokal sesuai dengan kearifan dan potensi lokalnya,” bebernya.

Selain itu, melalui zonasi, pemerataan kualitas guru juga dapat dipercepat, yakni dengan program Sekolah pengampu yang mana guru dan sekolah harus menjadi model dan tempat belajar bagi sekolah aliansinya.

“Sekolah pengampu harus memastikan sekolah aliansinya mampu memiliki

kompetensi yang sama, itu tugasnya. Akhirnya memiliki kualitas yang sama baiknya. Kalau perlu guru yang berprestasi bisa datang mengajarkan dan membimbing guru sekolah aliansi dalam membuat inovasi,” tambah Hudiyono.

 

Sumber :

https://pitchengine.com/danuaji/9999/12/31/no-headline/002518289542394003803

Tim Robot ITS Sukses Raih 14 Penghargaan FIRA di oleh

Tim Robot ITS Sukses Raih 14 Penghargaan FIRA di oleh

Tim Robot ITS Sukses Raih 14 Penghargaan FIRA di oleh

Kehebatan Tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali terbukti di ajang kancah internasional. Kali ini, dibuktikan dengan keberhasilan meraih 14 penghargaan dalam ajang Internasional FIRA Roboworld Cup 2019 di Changwon, Korea Selatan yang berakhir, Jumat (16/8/2019) lalu.

Pembina Tim Robotika ITS, Muhtadin ST MT mengakui, kompetisi ini merupakan lomba robot tahunan yang diselenggarakan oleh Federation of International Robot – Sport Association. ITS sendiri mengirimkan tiga tim robotnya yaitu robot terbang Bayucaraka, robot soccer beroda Iris, dan robot soccer humanoid Ichiro.

Dalam kompetisi dunia ini, Tim Ichiro dan Tim Iris masing-masing berhasil meraih 12 dan 2 penghargaan. Sayangnya, Tim Bayucaraka masih belum bisa meraih penghargaan pada kesempatan ini.

Penghargaan dari Tim Ichiro meliputi Juara 1 pada kategori Weightlifting

Humanoid Robot, Penalty Kick Humanoid Robot, Sprint Humanoid Robot Adult Size, Obstacle Run Humanoid Robot Adult Size, Sprint Humanoid Robot KidSize, dan Mini DRC Humanoid Robot KidSize. Selain itu juga sukses meraih Juara 2 Mini DRC Humanoid Robot Adult Size, Obstacle Run Humanoid Robot KidSize, Marathon Humanoid Robot Soccer Adult Size, dan All Round Humanoid Robot Adult Size. Kemudian Juara 3 Mini DRC Humanoid Robot KidSize dan All Round Humanoid Robot KidSize.

Muhtadin juga menjelaskan penghargaan yang telah sukses diraih Tim Ichiro tidak terlepas dari segala persiapan, riset, dan beberapa simulasi yang telah dilakukan untuk menyiapkan lomba ini. Namun terdapat beberapa kendala yang dihadapi. “Sehingga hal tersebut menjadikan Tim Ichiro kehilangan peluang yang lebih banyak untuk meraih penghargaan,” ungkap dosen Departemen Teknik Elektro ITS tersebut.

Pada kategori marathon, robot Ichiro gagal karena memiliki ukuran yang

paling besar di antara peserta robot lainnya. Ukuran kaki yang begitu kecil menimbulkan kesulitan untuk berjalan pada jalan yang miring. “Sehingga kestabilan robot tersebut sangat kecil,” tuturnya.

Ke depannya, Muhtadin mengatakan akan menambahkan sensor pada kaki robot. Sehingga robot Ichiro bisa menyesuaikan dengan medan yang ada. Sebenarnya, saat ini pun Muhtadin mengaku sudah melakukan riset tentang hal itu, namun masih belum diterapkan pada kompetisi tersebut. “Harapannya, pada kompetisi berikutnya sudah bisa diterapkan,” lanjutnya.

Sedangkan pada Tim Iris, Muhtadin mengakui sebenarnya robotnya sudah

bagus ketika berjalan secara otomatis. Namun ketika pada perlombaan, ternyata sistem jaringan internet atau wi-fi sangatlah padat. Sedangkan perangkat yang dimiliki oleh Tim Iris sama sekali tidak bisa terkoneksi. Sehingga fungsi otomatis tidak bisa berjalan sama sekali.

 

Sumber :

https://www.quibblo.com/story/DbAY-Ptn/Meaning-of-Explanation-Text

Cara Mudah Membuat Sitemaps

Cara Mudah Membuat Sitemaps

Cara Mudah Membuat Sitemaps

Cara mudah membuat sitemaps secara otomatis di blogger. Hallo Sobat, apa kabar nih? semoga dalam keadaan baik dan sehat yah!.
hemm hemmmh Sangat disayangkan memang Blogger tidak memiliki fitur sitemaps. Tapi itu tidak membatasi kita untuk tetap berkreasi agar tetap dan terus meningkatkan Blog Kita ini.
Sitemaps adalah fungsinya untuk menampilkan semua label dan judul konten, sehingga mempermudah pengunjung agar dapat menemukan konten dari blog kita.
Sebagai contoh Sobat bisa lihat sitemaps punya saya. My Sitemaps.

Langkah pertama:

Login ke Dashboard Blogger kemudian pilih blog yang akan diberikan link sitemaps
Buat Halama Baru

Kemudian pilih mode HTML

Selanjutnya Copy code di bawah ini dan paste dihalaman Sobat.

<script src=”http://me-sitemap.googlecode.com/files/mysitemap.js” type=”text/javascript”></script><script src=”http://indi-infokus.blogspot.co.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc”></script>

Ganti tulisan yang berwarna merah dengan link blog punya sobat.
Silahkan Simpan dan publikasikan halaman sitemaps yang sobat buat.
Nah itulah cara mudah membuat sitemaps otomatis di Blogger. Kalo Sobat bingung cara menampikan sitemaps di tab menu Sobat bisa baca artikelya disini “Cara menampilkan sitemaps di Tab menu blogger”
Sekian artikel Saya tentang “Cara Mudah Membuat Sitemaps”.
Terimakasih dan Wasalamualaikum.Wr.Wb

Baca Juga :

Batuan dan Tanah Lingkungan Raja Ampat

Batuan dan Tanah Lingkungan Raja Ampat

Batuan dan Tanah Lingkungan Raja Ampat

Batuan dan Tanah Lingkungan Raja Ampat
Batuan dan Tanah Lingkungan Raja Ampat

Batuan

Pengelompokkan batuan didasarkan atas survey tinjau (2006) dan disebandingkan dengan peneliti terdahulu yaitu Rusmana (1989), Amri (1990) dan Supriatna (1995). Berdasarkan studi aini penyeban dari batuan di pulau-pulau Raja AMpat dibagi menjadi:

1) P. Kofiau, Batanta, Salawati dan sekitarnya, dimana pada pulau-pulau tersebut tersusun atas endapan Aluvium dan litoral, endapan danau. Kelompok batugamping Waigeo, Kais, Klamogun, Sagawin, Dayang, Koor dan Faumai. Batuan gunungapi Dore dan Batanta. Batuan konglomerat Sele dan Asbakin. Batuan ultramafik Sesar Sorong. Breksi Yefman. Formasi Klasaman, Klasafet, Arefi. Batupasir Formasi Sirga. Serpih Formasi Saranami, Waiyar, Tamrau dan Kemum. Ofiolit Gag. ArokosaKelompok Aifam. Granit Melariurna.

2) P. Waigeo dan sekitarnya, pada beberapa pulau di sana tersusun atas batuan alluvium. Konglomerat Aneka Bahan dan Formasi Lamlam. Batugamping Waigeo, Puri dan Terumbu. Arkosa Formasi Yeben. Batulanau Rumai dan Tanjnng Bomas. Batuan gunungapi. Batuan Ultarmik.

3) P. Misool dan sekitarnya, pada pulau ini tersusun atas batuan alluvium litoral. Betugamping Atkari, Openta, Zaag, Facet, Demu, Bogal. Anggota Batunapal Lios. Batupasir Daram. Batulanau Formasi Fafanlap. Formasi Serpih Keskain, Serpih Lilinta dan Yefbi. Batu Malihan Ligu.

Air Tanah

Air tanah adalahh air yang terdapat di bawah permukaan tanah. Berdasarkan keberadaannya air tanah di Kepulauan Raja Ampat dapat dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu air tanah bebas, tertekan dan mata air.

1) Air tanah bebas

Dapat dilihat pada sumur-sumur penduduk. Muka air tanah berkisar antara 0,5 hingga 2m di bawah muka tanah setempat. Ketebalan kolom air sekitar 0,5 hingga 1m. kualitas baik, berwarna bening dan terasa tawar. Air tanah bebas terdapat di beberapa daerah seperti Saonek, Waisai, Yensawai, Arefi di Pulau Batanta dan Waigana, Atkari, Tomolol dan Lilinta di Pulau Misool.

2) Air tanah tertekan

Hingga saat ini masih belum dapat diketahui secara pasti bagaimana karakteristik air tanah tertekan ini. Dan masih belum diketahui pula data sekunder sehingga kita perlu adanya penelitian khusus tentang potensi air tanah.

3) Mata Air

Adalah air tanah yang keluar ke permukaan tanah karena akuifer terpotong oleh topografi. Mata air ini ditemukan pada batas antara pelapukan tanah dengan batuan dasar. Beberapa mata air terdapat di Kabare, Warsamdin di Pulau Waigeo dan Kaliam di Pulau Salawati.

Baca Juga:

Keadaan Geomorfologi Raja Ampat dan Tanahnya

Keadaan Geomorfologi Raja Ampat dan Tanahnya

Keadaan Geomorfologi Raja Ampat dan Tanahnya

Keadaan Geomorfologi Raja Ampat dan Tanahnya
Keadaan Geomorfologi Raja Ampat dan Tanahnya

Geomorfologi

Geomorfologi merupakan bentangalam mulai dari garis pantai hingga perbukitan di daratan diperlihatkan dalam bentuk kemiringan lereng, geometri, batuan, iklim dan curah hujan serta aktifitas dari manusia. Berdasarkan geomorfologinya, Raja Kepulauan Ampat dapat dibagi menjadi :

1) Satuan Daratan Alluvial

terdiri dari dataran pantai, rawa dan sungai. Kemiringan lereng kurang dari 15%, batuan tersusun atas lempung, lanau, pasir dan kerikil. Elevasi 0-10 meter, relief relief rendah, proses yang dominan adalah sedimentasi. Penggunaan lahan pada umumnya untuk permukiman serta ditumbuhi bakau. Dataran ini dapat ditemukan di Saonek, Waisai, Urbinasopen, Lamlam, Selpele, Mutus dan Arborek di Pulau Waigeo dan sekitarnya, Yensawai dan Arefi di Pulau Batanta, serta Waigama, Atkari, Tomolol dan Lilinta di Pulau Misool.

Baca Juga: Pengertian Musik Tradisional

2) Satuan Topografi Karst

terdiri dari batuan batu gamping, terumbu karang dan kalkarenit. Kemiringan lereng sekitar 8% hingga terjal. Elevasi 0-650 meter, relief kasar, membulat, terdapat rekahan, celahan, gua-gua, sungai bawah tanah dan dolina-dolina. Proses alam yang terjadi adalah pengangkatan, patahan, karstifikasi. Pada beberapa tempat terdapat sungai bawah tanah antara lain Sungai Werabia di Pulau Waigeo dan Sungai Wartandip di Pulau Batanta. Pola antar sungai saling sejajar dan hanya berair ketika musim hujan. Tutupan lahan pada umumnya hutan lebat seperti di Pulau Waigeo sekeliling Teluk Mayalibit, Pulau Gam, Pulau Batanta dan bagian tengah dan timur dari Pulau Misool serta pulau-pulau kecil lainnya.

3) Satuan Perbukitan Batuan Beku ; terdiri dari batuan ultrafamik yang bersifat palagos dan retas, kemiringan lereng 30% hingga terjal. Elevasi 0-920 meter, relief tingi, mempunyai gawir terjal. Proses goedinamis dominan yag terjadi adalah patahan, erosi serta pelapukan. Lahan gersang dan tidak tertutup oleh vegetasi. Penyebaran meluas pada bagian utara Waigeo, Pulau Kawe, Pulau Gag, Pulau Batang Pele dan Pulau Manyaifun.

4) Satuan Perbukitan Rendah Hingga Tinggi ; terdiri dari batuan sedimen dan interusi gunungapi. Kemiringan lereng 8% hingga lebih dari 30%, elevasi 0-500 meter, bentangalam bergelombang, relief rendah hingga kasar. Proses geodinamis yang paling dominan terjadi adalah patahan, erosi serta pelapukan intensif. Tersebar di Pulau Batanta, Pulau Misool bagian selatan dan Pulau Kofiau.

Tanah

Tanah merupakan hasi dari pelapukan batuan dan endapan transportasi yang terdapat pada bagian atas dari batuan (Top Soil). Hasil pelapukan dapat diklasifikasikan menjadi lapuk ringan, sedang dan lanjut. Tanah di Kepulauan Raja Ampat dapat dibagi menjadi beberapa jenis :

1) Pasir Kerikil ; terdiri dari batuan gamping. Mempunyai vegetasi mengisi celahan batuan. Ketebalan 0-20 cm, ikatan semen terdiri dari pasir kerikil, berwarna coklat kekuningan, bersifat lepas-lepas, porositas sedang, daya dukung baik. Tersebar di sekeliling Teluk Mayalibit di Pulau Waigeo, Pulau Gam, Pulau Batanta dan bagian tengah dan timur dari Pulau Misool.

2) Pasir Pantai dan Sungai ; berwarna putih dan hitam, berukuran halus sampai kasar, kerikil, bersifat lepas-lepas, porositas tinggi, terdapat cangkang kerang, mengandung karbonat, kuarsa dan batuan beku. Daya dukung sedang. Tersebar di permukiman-permukiman Saonek, Waisai, Urbinasopen, Lamlam, Selpele, Mutus dan Arborek di Pulau Waigeo dan sekitarnya, Yensawai dan Arefi di Pulau Batanta, Waigama, Atkari, Tomolol dan Lilinta di Pulau Misool.

3) Lempung Lanauan Pasiran ; merupakan tempat terdapatnya substrat hutan rawa dan mangrove, berwarna hitam, lunak, plastisitas tinggi, mengandung bahan organic, berbau, jenuh air, bersifat tanah gambut dan daya dukung rendah. Penyebarannya terdapat disekitar garis pantai dan muara-muara sungai seperti Teluk Mayabilit, Lamlam dan Selpele di Pulau Waigeo, Yensawai di Pulau Batanta, Deer di Kofiau serta Waigama dan Usaha Jaya di Pulau Misool.

4) Pasir Lempungan ; merupakan pelapukan lanjut dari batuan beku basa, serpentinit, rinjang, berwarna coklat kuning kemerahan, porositas sedang, tebal 0,5 sampai 20 meter. Lahan terlihat gersang vegetasi. Tersebar di bagian utara Pulau Waigeo, Pulau Kawe, Pulau Gag, Pulau Batangpele dan Pulau Manyaifun.

5) Lempung Lanauan ; dicirikan dengan warna coklat kekuningan, lunak sampai agak padat, porositas sedang hingga tinggi, tebal antara 1 hingga 10 meter, tufaan, fragmen pecahan batu gamping, daya dukung sedang hingga baik. Lahan ditutupi hutan lebat. Tersebar di Waisai, Warsamdin, Urbinasopen di Pulau Waigeo dan meluas di Lilinta, Gamta, dan Usaha Jaya di Pulau Misool.

6) Pasir Kerikilan bongkah ; merupakan produk dari batuan gunungapi, warna coklat tua, agak padat, porositas sedang hingga tinggi, tebal antara 1 hingga 5 meter, tufaan, breksi vulkanik, fragmen batuan beku, daya dukung sedang hingga baik. Tersebar di Pulau Batanta.

Perbedaan kanker kulit dan biduran

Perbedaan kanker kulit dan biduran

Perbedaan kanker kulit dan biduran

Biduran:
Biduran disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan, dan alergi bahan kimia. Biduran ditandai dengan timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal cara pencegahannya adalah dengan menghindari bahan makanan dan produk kimia yang alergi. Pengobatan dapat dilakukan dengan menggunakan resep obat yang diberikan oleh dokter

Kanker Kulit :
Penyakit kanker kulit disebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang berlebihan. Penyakit ini lebih sering menyerang orang yang berkulit putih atau terang, karena warna kulit tersebut lebih sensitif terhadap sinar matahari. Pencegahan dapat dilakukan dengan tabir surya atau menghindari kontak dengan sinar matahari yang terlalu banyak.

Baca Juga :