Cara Pembesaran Ikan Bandeng di Tambak

Cara Pembesaran Ikan Bandeng di Tambak

Cara Pembesaran Ikan Bandeng di Tambak
Cara Pembesaran Ikan Bandeng di Tambak

Setelah melalui proses pendederan selama 8 minggu, proses selanjutnya ialah pembesaran ikan bandeng. Proses pembesaran ini dilakukan di kolam khusus berupa kolam pembesaran. Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilaksanakan dengan tepat!

Penyiapan Lahan untuk Tambak

ikan hias – Lahan yang telah dipilih sebagai daerah pembesaran ikan bandeng selanjutnya dicangkul dan dibalik untuk membuang senyawa dan gas berbahaya serta untuk memperbaiki struktur tanah. Mengingat habitat ideal ikan bandeng terletak di perairan yang ber-Ph 7 sampai 8, maka tanah juga perlu dikapur dengan takaran yang sesuai. Setelah itu, tanah juga perlu dipupuk semoga subur dan mengandung nutrisi yang melimpah. Pengisian air pertamakali dilakukan sampai ketinggiannya 10-20 cm untuk memicu pertumbuhan plankton. Setelah beberapa hari, air kembali dimasukkan ke kolam tersebut sampai memenuhi 3/4 dari total volume kolam.

Pemindahan Larva Ikan Bandeng

Larva ikan bandeng sudah mulai boleh dimasukkan ke kolam pembesaran apabila jumlah plankton sudah cukup banyak. Hal ini ditandai dengan warna air kolam yang berkembang menjadi kehijau-hijauan sedalam 30-40 cm. Proses pemindahan harus dilakukan secara hati-hati dan pada waktu yang tepat. Pastikan ikan-ikan bandeng anakan ini mampu menyesuaikan diri dengan baik sehingga risiko tingkat kematiannya mampu diperkecil.

Pemberian Pakan yang Benar

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, bandeng merupakan ikan herbivora. Secara alami, ikan ini memakan lumut, ganggang, dan klekap. Namun untuk mempercepat pertumbuhannya, Anda juga perlu menunjukkan pakan buatan yang mengandung protein tinggi sekitar 25-30 persen. Pemberian pakan dilakukan 3-5 kali sehari sebanyak 5-7% dari berat ikan. Beberapa pakan alternatif yang kami rekomendasikan contohnya tepung kedelai dan bungkil kacang tanah.