Cara Membuat Kolam Beton Untuk Ikan Gurame

Cara Membuat Kolam Beton Untuk Ikan Gurame

Cara Membuat Kolam Beton Untuk Ikan Gurame

Cara Membuat Kolam Beton Untuk Ikan Gurame
Cara Membuat Kolam Beton Untuk Ikan Gurame

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam pembangunan kolam beton ialah pembuatan adukan semen. Disarankan mencampurkan semen dan pasir dalam keadaan kering terlebih dahulu sehingga komposisi keduanya sama rata. Barulah setelah komposisinya rata, Anda bisa menambahkan air secukupnya.

Kesalahan yang sering dilakukan yaitu mencampurkan pasir, semen, dan air sekaligus sehingga menimbulkan komposisi adukan tersebut tidak rata. Inilah yang menimbulkan bak mengalami kebocoran sebab ada episode bak yang kekurangan semen.Kolam merupakan media pemeliharaan ikan gurame Simak Cara Membuat Kolam Beton untuk Ikan Gurame.

Pembuatan Pondasi

Kolam beton tetap membutuhkan pondasi sebagai penyangganya semoga dapat berdiri kokoh. Pondasi tetap wajib dibuat meskipun ukuran bak yang ingin dibangun relatif kecil. Selain pondasi watu kali, Anda juga bisa menggunakan pondasi batubata semoga lebih menghemat biaya. Adanya pondasi pun bisa mencegah timbulnya keretakan rambut pada struktur bak tersebut.

Pendirian Dinding

ikan cupang – Kami biasanya menggunakan pasir dan semen dengan perbandingan 2:1 untuk adonan pasangan bata. Sedangkan untuk adonan plester, jumlah pasir dan semen yang dipakai memiliki perbandingan 1:1. Pasir dan semen ini dicampurkan dalam keadaan kering terlebih dahulu dengan mencampurnya hingga rata.

Setelah dipastikan sudah rata, buatlah lubang di tengah-tengah campuran ini lalu isilah dengan air secukupnya. Berikutnya Anda bisa membolak-balikkan campuran materi tersebut semoga tercipta adonan beton yang diinginkan.

Susunlah batubata secara rapi dan sejajar sesuai dengan bentuk bak yang telah direncanakan. Gunakan adonan pasangan bata di atas untuk menempelkan batubata-batubata tersebut. Setelah proses pendirian dinding telah selesai, Anda bisa membiarkan bak selama 24 jam semoga mengering.

Pembuatan Lantai

Sebelum proses penyemenan dasar dimulai, Anda bisa memadatkan lantai di dalam bak terlebih dahulu menggunakan palu besar. Pastikan tidak ada sarang semut atau pun rayap di area tersebut. Jika ada, Anda harus membasmi semut/rayap tadi memakai cairan pembasmi serangga.

Kemudian buatlah adonan plester yang terdiri atas campuran pasir dan tanah dengan perbandingan 1:1. Jangan menggunakan semen saja sebab pasti akan cepat mengalami keretakan rambut. Adonan plester yang telah terbentuk lantas dioleskan secara merata di permukaan lantai.

Buatlah dasar bak miring ke arah jalan masuk pembuangan supaya air bak mudah disurutkan. Setelah lapisan plester ini mengering, Anda bisa menutupinya memakai lapisan aci dari semen.