Pendidikan

Bank Umum

Bank Umum

Table of Contents

Bank Umum

Bank Umum

  • Pendirian :

Bank umum hanya dapat didirikan dan melakukan kegiatan usaha dengan izin Direksi Bank Indonesia oleh:

  • WNI dan atau Badan Hukum Indonesia
  • WNI dan atau Badan Hukum Indonesia dengan Warga Negara Asing atau Badan Hukum asing secara kemitraan
  • Prosedur Pendirian :
  • Sekurang-kurangnya sebesar 3.000.000.000.000
  • Bagi bank yang berbadan hukum koperasi adalah simpanan pokok,wajib dan hibah
  • Modal disetor yang berasal dari WNA / badan hukum asing adalah setinggi-tingginya sebesar 99% dari modal disetor di bank
  • Pemberian izin :
  • Persetujuan Prinsip : persetujuan untuk melaksanakan persiapan pendirian bank, sekurang-kurangnya oleh seorang calon pemilik kepada Direksi Bank Indonesia sesuai dengan format yang ditentukan dengan melampiri :
  • Rancangan pendirian badan hukum
  • Data kepemilikan
  • Rencana susunan organisasi
  • Rencana kerja untuk tahun pertama
  • Bukti setoran modal sekurang-kurangnya 30% dari modal disetor minimum
  • Surat pernyataan dari calon pemegang saham bagi Bank yang berbentuk Perseroan Terbatas
  • Izin usaha: izin yang diberikan untuk melakukan kegiatan usaha setelah persiapan selesai dilakukan, diajukan oleh Direksi Bank kepada Direksi Bank Indonesia dengan melampiri :
  • Akta pendirian badan hukum
  • Data kepemilikan daftar pemegang saham daftar anggota
  • Daftar susunan dewan komisaris dan direksi
  • Susunan organisasi serta sistem dan prosedur kerja
  • Bukti pelunasan modal disetor
  • Bukti kesiapan operasional
  • Surat pernyataan dari pemegang saham bagi bank yang berbentuk badan hukum perseroan terbatas
  • Surat pernyataan tidak merangkap jabatan bagi anggota direksi
  • Surat penyataan dari anggota dewan komisaris dan anggota direksi bahwa yang bersangkutan tidak memiliki hubungan keluarga sesuai ketentuan
  • Surat pernyataan dari direksi bahwa yang bersangkutan baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama tidak memiliki saham melebihi 25% dari modal disetor pada perusahaan lain
  • Kepemilikan

Kepemilikan bank oleh badan hukum Indonesia tertinggi –tingginya sebesar modal sendiri bersih badan hukum yang bersangkutan. Modal sendiri bersih berupa :

  • Penjumlahan dari modal disetor, cadangan dan laba dikurangi penyertaan dan kerugian bagi badan hukum daerah atau perusahaan daerah
  • Penjumlahan dari simpanan pokok,wajib,hibah,modal penyertaan,dana cadangan dan sisa hasil usaha dikurangi penyertaan dan kerugian

Sumber: https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/seva-mobil-bekas/