Aplikasi Asupan Gizi

Aplikasi Asupan Gizi

Aplikasi Asupan Gizi

Kemajuan teknologi pada saat ini yang berkembang dengan sangat pesat, khususnya dalam bidang komputer yakni Teknologi Informasi. Teknologi Informasi membuat komputer bukan merupakan hal yang asing bagi manusia dan sudah dijadikan suatu fasilitas yang dapat membantu atau mempermudah segala bentuk kebutuhan manusia akan kebutuhan informasi dan teknologi. Kemampuan komputer untuk mengolah informasi saat ini sudah tidak diragukan lagi, hal ini terlihat dengan banyaknya aplikasi yang dibuat untuk membantu kinerja dan meningkatkan produktifitas suatu badan usaha.

Badan usaha yang penulis pilih adalah Rumah Sakit. Didalam struktur organisasi rumah sakit tentunya mempunyai beberapa bagian/divisi yang saling mendukung antara yang satu dengan yang lainnya. Pada bagian ahli gizi mempunyai tugas menghitung asupan gizi yang harus dikonsumsi pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan. Tentunya perhitungan ini dilakukan dengan beberapa tahapan dan juga membutuhkan waktu ekstra. Dengan demikian, peran teknologi informasi sangat diperlukan untuk mendukung kinerja pada bagian ahli gizi tersebut.

Ada beberapa penyakit yang harus diperhatikan dalam perhitungan dan pemberian menu makanan untuk pasien. Salah satunya penyakit jantung.

Penyakit jantung adalah penyakit yang mengganggu sistem pembuluh darah dan urat-urat darah, sehingga terhentinya aliran darah, meskipun hanya sesaat dapat mengakibatkan sebagian sel jantung mati.

Bagi penderita penyakit ini harus menjaga pola makannya untuk menjaga daya tubuhnya. Adapun asupan gizi yang harus diperhatikan adalah makanan yang rendah akan garam, kadar kalori hanya boleh antara 100-700 kalori saja dan masih ada beberapa aturan dalam asupan gizi untuk penderita penyakit ini.

Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk membuat suatu aplikasi yaitu APLIKASI ASUPAN GIZI PADA MENU MAKANAN PENDERITA PENYAKIT JANTUNG MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC.NET 2008.

1.2 Batasan Masalah

Agar dapat terarah kepada sasaran yang telah ditentukan, maka penulis memberi batasan masalah yang hanya membahas pembuatan aplikasi asupan gizi pada menu makanan penderita penyakit jantung dengan menggunakan Microsoft Visual Basic.Net.

1.3 Tujuan

Adapun tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah mempermudah serta mempercepat proses perhitungan nilai asupan gizi yang ideal bagi pasien penderita penyakit jantung dan diharapkan dapat membantu pekerjaan para ahli gizi.

1.4 Metode Penulisan

Dalam hal pengumpulan data dan pembentukan konsep, penulis menggunakan studi literatur seperti wawancara dan studi pustaka terhadap modul yang diberikan oleh seseorang yang meminta dibuatnya aplikasi ini.

Selanjutnya pada proses pembuatan aplikasi, penulis melakukan studi pustaka dari buku yang terkait dalam perancangan aplikasi dengan menggunakan Microsoft Visual Basic.NET.

1.4.1 Perangkat yang Dibutuhkan

Dalam pembuatan aplikasi ini, perangkar keras yang diperlukan adalah 1 unit komputer pribadi dengan spesifikasi processor Pentium 4, RAM (512MB), harddisk 80Gb, dengan sistem operasi Windows XP Professional serta membutuhkan perangkat lunak seperti Microsoft Visual Basic.NET.

1.4.2 Prosedur Pembuatan Aplikasi
Dalam pembuatan aplikasi tentunya ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, mulai dari analisa kebutuhan sampai dengan uji coba aplikasi tersebut. Berikut tahapan-tahapan tersebut :

1. Analisa Kebutuhan
Pada tahap ini dapat diketahui kebutuhan apa saja yang diperlukan sehingga dapat tercapainya tujuan yang telah ditentukan.

2. Perencanaan
Tahap ini melakukan perencanaan pembuatan aplikasi yang harus sesuai dengan kebutuhan yang diperluakan para ahli gizi untuk mempermudah serta mempersingkat waktu bekerjanya.

3. Perancangan
Pada tahap ini akan dibuat gambaran atau blueprint seperti diantaranya, story board dan rancangan antar muka dari aplikasi tersebut.

4. Implementasi
Langkah selanjutnya adalah melakukan installasi perangkat lunak yang dibutuhkan, proses pembuatan database, dan pembuatan aplikasi.

5. Uji Coba
Tahap terakhir adalah tahap uji coba apli kasi dengan cara melakukan debugging berkali-kali untuk mengetahui apakah aplikasi yang dibuat sudah lepas dari kerusakan atau kekuranngan fungsi, jika belum sesuai maka dapat disempurnakan kembali.

Sumber : https://cloudsoftwareprogram.org/