Adat Berayow (jalan-jalan)

Adat Berayow (jalan-jalan)

Setelah merasa sama-sama memahami satu sama lainnya. Bujang memberanikan diri untuk mengajak gadis pujaan hatinya untuk berayow (jalan-jalan),itupun harus seizin kedua orang tua gadis.Apabila diizinkan,maka bujang tersebut boleh membawa gadis pergi berayow,sebaliknya apabila tidak diizinkan,maka bujang tersebut tidak boleh membawa gadis untuk berayow.Kalau dizinkan barulah Bujang boleh membawa sang gadis untuk berayow.Biasanya sehabis berayow,bujang membelikan oleh-oleh untuk sang gadis supaya dibawa pulang kerumah orang tua sang gadis.Dahulu banyak berupa makanan seperti pisang,jeruk,tebu,kemplang juga empek –empek Kayuagung yang terkenal dengan keaslian rasa ikannya.

Berayow tidak boleh sampai sore,apalagi sampai lewat Magrib apalagi malam. Kalau itu terjadi sang gadis akan mendapat hukuman dari orang tuanya.Hukumannya bisa berupa secara lisan ,ada juga yang dilarang berayou untuk selanjutnya.Akan tetapi kalau sudah saling memaklumi tidak apa-apa.”Dilarangnya gadis berayow terlalu sore dikarenakan sang gadis kalau sore sudah harus membereskan pekerjaan rumah seperti Bekarou gelahon (menyapu halaman rumah),membersihkan rumah,memasak dan mandi”.

D.Adat Muku sawor ( mendatangi kekasih/mengingatkan sahur )

Muku Sahur sudah menjadi menjadi tradisi turun – temurun masyarakat Kayuagung,tradisi ini dilakukan saat bulan Suci Ramadhan,khusus untuk bujang biasanya bujang bersama rombongan dengan membawa alat penerangan obor,kentongan dari bambu sambil berteriak,sahur.. sahur…sahur… Sehubungan perkembangan jaman,Muku sahur sudah memakai media tape,suara motor bahkan melalui Via telephone maupun handphone.Kalau diantara bujang yang muku sahur tersebut ada pujaan hatinya yang ditandangi muku sahur,sudah tentu sang gadis membukakan pintu rumah sembari bercengkrama menunggu waktu sahur (biasanya muku sahur pukul 12.00 bujang bersama rombongan berkumpul menentukan tujuan untuk muku sahur.setelah tujuan ditentukan barulah mereka berangkat sebagaiman tujuan yang telah ditentukan.

Bila tujuan itu salah satunya adalah gadis dari teman mereka ,maka bujang yang mempunyai pujaan hati tersebut ditinggal berduaan,namun apabila yang bersangkutan minta ditemani itu juga tidak apa-apa.Bagi gadis yang ditandangi biasanya menyiapkan makanan ringan,seperti kerupuk kemplang,empek-empek khas Kayuagung,gorengan pisang,ataupun makanan ringan yang bisa dimakan lainnya.Muku sahur ini bagi bujang ketempat gadis biasanya dibulan Suci ramadhan khususnya pada bilangan ganjil yakni malam 21,23,25,27 dan malam 29 bulan Suci Ramadhan.

E.Adat Miyah malaman

Miyah malaman merupakan tradisi bagi Bujang menghormati gadis pujaan hatinya.Miyah malaman ini biasanya bagi bujang yang sudah benar – benar serius dalam menjalin hubungan kekasih terhadap bakal calon pendamping hidupnya.Pada malam itu diantara malam 21,23,25,27 dan malam 29 di Bulan Suci Ramadhan sang gadis sebelumnya telah diberitahu oleh sang bujang bahwa diantara malam tersebut sang bujang akan datang kerumah gadis pujaan hatinya.

Sang gadis bersama keluarga beserta teman dekatnya dari pagi hingga sore mulai sibuk membuat bermacam macam bolu ,kanon (kue),kue khusus berbentuk ikan,risol,agar-agar ,pisang goreng dan makanan lainnya,begitu juga berbagai jenis minuman botol seperti sprite,fanta,sugus ,coca-cola dan minuman lainnya. Khusus untuk malamnya sudah disiapkan minuman seperti teh,kopi maupun kopi atau teh susu.

sumber :

https://apartemenjogja.id/battle-bros-apk/