PAHALA MENGUCAPKAN “AMIIN” SETELAH IMAM MEMBACA AL-FATIHAH

PAHALA MENGUCAPKAN "AMIIN" SETELAH IMAM MEMBACA AL-FATIHAH

PAHALA MENGUCAPKAN “AMIIN” SETELAH IMAM MEMBACA AL-FATIHAH

PAHALA MENGUCAPKAN "AMIIN" SETELAH IMAM MEMBACA AL-FATIHAH
PAHALA MENGUCAPKAN “AMIIN” SETELAH IMAM MEMBACA AL-FATIHAH

Salat berjamaah memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah pahala yang diberikan hingga 27 kali lipat. Salat ini dipimpin oleh seorang imam yang diikuti oleh para makmum yang berada dibelakangnya.

Inilah Pahala Mengucapkan ‘Aamiin’ Setelah Imam Membaca Al-Fatihah.

Pada beberapa waktu salat, imam membacakan surat Alfatihah dengan mengeraskan suara. Saat akhir kalimat dari surat tersebut, para makmum akan menyambutnya dengan kata ‘Aamiin’. Imam kemudian melanjutkan dengan bacaan surat pendek.

Diantara kita pasti pernah malas-malasan mengucapkan kata aamiin ini. Atau sengaja mengucapkan dengan lirih sehingga suara tidak terdengar. Padahal ada faedah besar dibalik ucapan pendek tersebut. Apa saja faedahnya? Berikut ringkasannya.

Hukum dar imengucapkan lafadz aamiin

ketika selesai membaca Al Fatihah adalah sunnah (dianjurkan) bagi imam dan makmum. Bacaan ini diucapkan secara keras pada salat subuh, Maghrib, dan Isya. Ternyata tidak hanya dalam salat, umat Islam juga di sunnahkan untuk mengucapkan aamiin usai membaca Al Fatihah di luar salat.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Disunnahkan bagi yang membaca surat Al Fatihah untuk mengucapakan aamiin setelah membacanya. Ulama Syafi’iyah dan ulama lainnya menyatakan bahwa dianjurkan mengucapkan aamiin bagi orang yang membaca Al Fatihah di luar shalat, terlebih lagi jika di dalam shalat, baik ia shalat sendiri (munfarid), sebagai imam, maupun sebagai makmum, begitu pula di keadaan lainnya.” (Tafsir Ibnu Katsir, 1: 144-145)

Ucapan aamiin adalah sebuah doa yang bermakna ‘kabulkan doa kami Yaa Allah. Ternyata dengan mengucapkan ini manusia memperoleh banyak manfaat. Pasalnya tidak hanya imam dan makmum saja yang mengucapkan kalimat tersebut. Namun malaikat juga turut mengucapkan lafadz aamiin ini.

Banyak dalil yang menunjukan bahwa malaikat turut serta mengucapkan aamiin usai imam membaca surat pertama dalam Alquran ini. Di antara dalil yang menunjukkan hal tersebut antara lain sebagai berikut.

“Jika salah seorang di antara kalian mengucapkan ‘aamiin’, maka para Malaikat di langit mengucapkan ‘aamiin’, lalu yang satu tepat dengan apa yang diucapkan yang lainnya, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” Shahiih al-Bukhari kitab al-Adzaan bab Fadhlut Ta’-miin (II/266).

Al-Imam al-Bukhari meriwayatkan dari ‘Atha’ bahwa kata aamiin adalah sebuah do’a. Jika kemudian malaikat juga mengucapkan aamiin, itu artinya mereka memohon agar Allah mengabulkan doa manusia atau lebih tepatnya Ya Allah, kabulkanlah permohonan mereka.”

Sungguh, Allah SWT memberikan kemudahan untuk meraih pahalanya menuju surga. Namun manusia kerap lalai dan mengabaikan kemudahan yang Allah berikan.

Padahal hidup tidak hanya di dunia saja, melainkan ada akhirat yang menjadi hari pembalasan bagi semua amal baik dan buruk yang kita lakukan. Jadi jangan sia-siakan kesempatan memperoleh ampunan ini. Terima kasih sudah membaca.

Baca Juga:

HUKUM MENIKAH KARENA PAKSAAN ORANG TUA DALAM ISLAM

HUKUM MENIKAH KARENA PAKSAAN ORANG TUA DALAM ISLAM

HUKUM MENIKAH KARENA PAKSAAN ORANG TUA DALAM ISLAM

HUKUM MENIKAH KARENA PAKSAAN ORANG TUA DALAM ISLAM
HUKUM MENIKAH KARENA PAKSAAN ORANG TUA DALAM ISLAM

Tidak selayaknya orang tua memaksa anak gadisnya menikah tanpa meminta persetujuan darinya. Seorang anak jika ia masih gadis, maka ia harus dimintai persetujuan. Dan di antara tanda persetujuannya pada pernikahan tersebut adalah dengan diam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لاَ تُنْكَحُ اْلاَيِّمُ حَتَّى تُسْتَأْمَرَ، وَ لاَ اْلبِكْرُ حَتَّى تُسْتَأْذَنَ. قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَ كَيْفَ اِذْنُهَا؟ قَالَ: اَنْ تَسْكُتَ

“Seorang janda tidak (boleh) dinikahkan hingga ia diajak musyawarah, dan seorang gadis tidak (boleh dinikahkan) sehingga dimintai izinnya”. Sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, lalu bagaimana izinnya?”. Beliau menjawab, “Ia diam”. (HR. Jamaah)

عَنْ عَائِشَةَ رض قَالَتْ: قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، تُسْتَأْمَرُ النِّسَاءُ فِى اَبْضَاعِهِنَّ؟ قَالَ: نَعَمْ. قُلْتُ: اِنَّ اْلبِكْرَ تُسْتَأْمَرُ فَتَسْتَحِى فَتَسْكُتُ. فَقَالَ: سُكَاتُهَا اِذْنُهَا

Dari ‘Aisyah radhiyallahu

‘anha ia berkata: Aku pernah bertanya, “Ya Rasulullah, apakah wanita-wanita itu (harus) diminta izinnya dalam urusan pernikahan?”. Beliau menjawab, “Ya”. Aku bertanya lagi, “Sesungguhnya seorang gadis jika diminta izinnya ia malu dan diam”. Beliau menjawab, “Diamnya itulah izinnya”. (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Nah, bagi anak gadis, jika ia tidak ridha menikah dengan seseorang yang telah dipilihkan orang tuanya hendaklah ia menyampaikan itu kepada orang tuanya. Jangan diam saja karena diam itu tanda setuju. Komunikan dengan orang tua secara baik-baik. Insya Allah, orang tua di zaman sekarang pasti mau mendengarkan anaknya jika anak tersebut mengutarakan isi hatinya secara baik-baik.

Masalah ini kadang timbul karena tidak adanya komunikasi. Orang tua merasa anaknya setuju karena tidak berkomentar. Sedangkan anak diam saja merasa dipaksa oleh orang tua dan tidak berani bicara.

Keterpaksaan

Pernikahan tidak boleh dilakukan dengan keterpaksaan salah satu mempelainya. Sebab pernikahan itu salah satu tujuannya adalah membentuk keluarga yang sakinah; ada ketenangan, ada kedamaian. Kalau sampai suami istri saling benci karena menikah dengan terpaksa, yang terjadi tentu bukan sakinah.

Baca Juga: Kalimat Syahadat

Rukun Nikah

Rukun nikah itu ada lima: mempelai laki-laki dan perempuan, wali, saksi, mahar dan ijab qabul. Kedua mempelai tersebut haruslah saling ridha dalam menikah. Jika salah satunya tidak ridha, maka pernikahan menjadi tidak sah.

Karena itu, sekali lagi, orang tua dan anak harus berkomunikasi dalam soal pernikahan ini. Karena menikah ini untuk selamanya. Menikah ini untuk masa depan. Menikah bukan sebuah permainan. Wallahu a’lam bish shawab.

INILAH ANJURAN ISLAM DALAM MEMILIH NAMA UNTUK ANAK

INILAH ANJURAN ISLAM DALAM MEMILIH NAMA UNTUK ANAK

INILAH ANJURAN ISLAM DALAM MEMILIH NAMA UNTUK ANAK

INILAH ANJURAN ISLAM DALAM MEMILIH NAMA UNTUK ANAK
INILAH ANJURAN ISLAM DALAM MEMILIH NAMA UNTUK ANAK

Bagi sebagian orang, bukan menjadi masalah jika tidak mempersiapkan sebuah nama untuk anak yang akan lahir. Namun tidak sedikit pula yang sudah sibuk membuat list nama sejak sebelum anak terlahir ke dunia.

Di dalam pergaulan sehari-hari kita mungkin sering mendengar kalimat ‘apalah arti sebuah nama’. Ternyata bagi Agama Islam, nama memiliki arti penting. Pasalnya pada hari kiamat nanti, manusia dipanggil sesuai nama diri dan ayahnya.

Sehingga sudah seyogyanya panggilan yang melekat ini berisi doa serta harapan dan tidak boleh asal-asalan. Bagi orang tua hal ini sudah harus menjadi perhatian penting. Islam menganjurkan agar memperhatikan hal ini sebelum memberi nama anak. Apa saja? Berikut ringkasannya.

1. Ketahui Nama-nama yang Disukai Allah

Sebelum memberi nama anak, ketahui dahulu apa saja nama-nama anak yang paling disukai Allah SWT. Dalam banyak hadistnya, Rasulullah SAW menyebutkan nama-nama yang indah dan disukai Allah.

Berdasarkan hadist riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW mengatakan tentang dua nama yang sangat disukai Allah, yakni Abdullah dan Abdurrahman. Namun tentu saja ini nama untuk anak laki-laki.

Ibnu Umar ra. mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya” Sesungguhnya nama kalian yang paling disukai oleh Allah ialah Abdullah dan Abdurrahman” (HR Muslim)

Ada pula nama lain yang disukai Allah. Adalah nama-nama para nabi Rasul yang disarankan diberikan untuk nama anak. Memberi nama anak dengan nama nabi karena diharapkan anak tersebut akan memperoleh berkah dari sebutan namanya. Dan diharapkan memperoleh sifat menyerupai nabi yang namanya di pakai.

2. Ketahui Nama-nama yang Dibenci Allah

Hal kedua yang perlu diperhatiakan sebelum memberi nama anak adalah mengetahui nama-nama yang dibenci Allah SWT. Bukan tidak disampaikan, Rasulullah SAW sudah mengabarkan nama-nama yang membuat Allah marah.

Salah satunya adalah nama Malikul Amlaak dan sejenisnya seperti Ahkamul Hakimin, Sulthonus Salaathiin, Robbul Arbaab. Nama-nama ini khusus hanya untuk Allah. Sehingga sebagai hamba-Nya kita dilarang memakainya.

Selain nama tersebut ada lagi nama yang tidak disukai Allah. Samurah bin Jundub ra. menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda “Jangan sekali-kali memberi nama budak kalian dengan nama Yasar (Mudah atau kaya), Najih (dari kata Najh yang artinya sukses).

Juga jangan diberi nama Aflah (dari kata Al Falah yang artinya beruntung). Sebab jika kamu bertanya “Apakah ada dia?” lalu dia tidak ada, maka akan dijawab “Tidak ada”. Sungguh semua itu hanya empat nama. (HR Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Hadist ini melarang kita memberi nama seseorang dengan empat nama tersebut. Sebab akan menimbulkan kosekunsi kurang baik. Misalnya seseorang diberi nama Aflaah (untung). Suatu ketika jika kita mencarinya “Apakah disana ada dia” lalu ternyata orang tersebut tidak ada, maka akan dijawab “Tidak ada”, yakni tidak ada untung. Kalimat tidak ada untung tersebut sebenarnya mengatakan keadaan yang sesungguhnya bahwa orang yang bernama untung tidak ada di sana. Namun kalimat itu bisa saja semacam keluhan atau doa.

Baca Juga: Sifat Allah

3. Jangan Memberi Nama dengan Menyematkan Nama Bulan Masehi

Seperti diketahui banyak sekali umat Islam yang menyematkan nama bulan masehi pada nama lengkapnya. Perlu diketahui bahwa nama-nama bulan dari Januari hingga Desember diambil dari nama dewa-dewi dalam mitologi Yunani dan Romawi kuno.

Januari berasal dari kata Janus yang merupakan nama dewa pintu. Februari berasal diambil dari bahasa Latin, Februus, yang merupakan nama dewa penyucian. Dahulu bangsa Yunani melakukan penyucian pada bulan ini. Dan nama yang sering digunakan antara lain Febri, Febi, Febrian, Febriana, Febrianto dll.

Maret diambil dari nama Dewa Mars atau Martius yakni Dewa Perang. Nama yang sering digunakan dengan bulan ini seperti Maryanto, Martini, Marina dll.

April diambil dari nama Aphrodite yaitu sang dewi kecantikan. Mei diambil dari nama Dewi Yunani, yaitu Maia. Juni dari Dewi Juno yang dalam mitologi Romawi adalah istri Dewa Jupiter. Juli diambil dari nama Julius Caesar. Augustus, yang merupakan kaisar Romawi. September diambil dari bahasa Latin”Septem”, Oktober berasal dari kata “Octo” November, dari bahasa Latin”Novem” Desember , dari kata “Decem”.

Gojek Menanggapi Terkait Teror Bom Medan

Gojek Menanggapi Terkait Teror Bom Medan

Gojek Menanggapi Terkait Teror Bom Medan

Gojek memberikan informasi mengenai aksi teror bom bunuh diri di

Polrestabes Medan pagi ini (13/11/19). Hal ini terkait pelaku yang diduga menggunakan atribut ojek online miliknya.

Kristy Nelwan, VP Corporate Communications Gojek, dalam pesan singkatnya

menuturkan, bahwa Gojek telah dengan segera menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib, serta siap untuk memberikan seluruh bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk proses investigasi.

“Kami mengutuk aksi teror yang terjadi di Polrestabes Medan pagi ini dan berduka cita atas jatuhnya korban dari aksi teror tersebut,” ujar Kristy.

Baca Juga :Nadiem Makarim Mundur, Ini Pernyataan Resmi Gojek

Namun lebih lanjut, Kristy tidak dapat berkomentar mengenai atribut terduga

pelaku. “Gojek menentang keras segala tindakan anarkis dan akan memberikan dukungan penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat.”tutur Kristy.

Diketahui, aksi bom bunuh diri terjadi pada pagi ini, yakni pukul 08.45 Wib di Polrestabes Medan.

 

Baca Juga :

Pemerintah Luncurkan Portal Aduan ASN untuk Masyarakat

Pemerintah Luncurkan Portal Aduan ASN untuk Masyarakat

Pemerintah Luncurkan Portal Aduan ASN untuk Masyarakat

Masyarakat bisa mengadukan perbuatan aparatur sipil negara (ASN) ke

pemerintah melalui portal pengaduan bernama Aduan ASN di alamat website aduanasn.id

Pemerintah melalui 11 kementerian dan lembaga negara, mengajak masyarakat untuk tidak segan-segan mengadukan oknum ASN yang berulah, khususnya ASN yang terpapar radikalisme.

“Peluncuran ini sudah melalui proses panjang. Ideologi dan konstitusi negara

kita harus dicamkan betul-betul oleh ASN. Tugas kami sekarang membantu agar ASN kita sebagai garda depan pemerintahan, untuk bekerja dalam satu semangat tim. Barangkali, ada ASN yang melihat Indonesia dengan kacamata yang lain, maka perlu diingatkan kembali bahwa ideologi dan konstitusi negara kita adalah kesepakatan final sebagai bangsa,” tutur Menteri Kominfo Johnny G Plate, usai penandatanganan Surat SKB penanganan radikalisme ASN disusul dengan peluncuran portal aduan ASN, di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat (12/11/2019).

Johnny menuturkan, kemunculan portal ini berawal dari kerisauan yang

berkembang di masyarakat. Pemerintah mengambil langkah dengan membentuk tim task force (kesatuan tugas) melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 11 Kementerian dan Lembaga Negara. Dan Kementerian Kominfo menyediakan portalnya untuk memudahkan pengaduan ASN.

“Kami berharap konten yang diisi didukung dengan informasi akurat dan data yang valid. Jangan sampai diisi hoax,” katanya.

Karena tujuan portal pengaduan ini, kata Johnny, adalah untuk meningkatkan kinerja ASN kita dan membangun rasa kebangsaan yang tinggi.

“Kami berharap, ini akan memberi efek kepada masyarakat secara berantai, sehingga kehidupan berbangsa bernegara kita didasari semangat ideologi yang kuat,” katanya.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/

Apple Ujicoba Touch ID pada Watch

Apple Ujicoba Touch ID pada Watch

Apple Ujicoba Touch ID pada Watch

Analis Apple Ming-Chi Kuo baru-baru ini membuat prediksi. Dalam prediksinya, Kuo mengatakan Apple akan mempertahankan Face ID, juga menghidupkan kembali Touch ID berupa pembaca sidik jari di bawah layar.

Pasalnya, sejak 2017, Apple telah meninggalkan Touch ID pada iPhone-nya

dan tahun depan ada banyak inovasi. Seperti dilaporkan BGR, Apple serius memikirkan Touch ID dalam layar dan bukan saja untuk iPhone.

Pasalnya baru-baru ini paten yang diajukan oleh Apple pada Mei 2018 menunjukkan adanya jam tangan pintar futuristik yang bakal dibesut oleh raksasa California itu. Dengan beberapa kekhasan yang masih belum terungkap.

Berdasarkan pada paten baru yang diajukan Apple, menyebutkan bahwa

“perangkat penginderaan sentuh, perangkat pengindera gaya, perangkat pengindera suhu, dan / atau sensor sidik jari” dapat diletakkan di belakang layar.

Touch ID akan menambah tingkat keamanan ekstra untuk membuktikan bahwa Anda benar-benar orang yang dikatakan saat mengenakan Apple Watch. Dan kabarnya pembaca sidik jari akan terintegrasi ke dalam layar smartwatch tersebut, sehingga akan memungkinkan Apple Watch di masa depan untuk membuka kunci sendiri.

Selain itu, Apple juga akan mempertimbangkan memindahkan antena untuk

konektivitas data dan GPS pada tali Watch-nya. Cara yang berguna untuk membuat perangkat lebih tipis atau menggunakan ruang yang disimpan untuk komponen lain atau baterai yang lebih besar.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/

Keuntungan Menggunakan PT

Keuntungan Menggunakan PT

Keuntungan Menggunakan PT

Jadi apa keuntungan kita menggunakan badan hukum PT sebagai kendaraan untuk mencapai tujuan-tujuan bisnis kita? Prinsipnya, keuntungan itu terdapat pada:

a. Adanya Batas Tanggung Jawab: adanya pengecualian atau pengesampingan terhadap tanggung jawab pribadi pemegang saham. Jika kita ingin membatasi tanggung jawab atau risiko kita hanya sebatas banyaknya uang yang dinvestasikan, maka badan usaha berbentuk PT bisa menjadi salah satu pilihan jenis perusahaan untuk dipakai dalam menjalankan bisnis.

b. Keberlangsungan: Selanjutnya, dapat dilihat bahwa sebuah PT dapat berdiri dan menjalankan usahanya demikian lama melebihi jangka waktu usia seorang manusia umumnya bertahan hidup. Contohnya perusahaan The Coca-Cola Company merupakan perusahaan berbentuk limited liability company dalam bidang minuman yang bermarkas di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan tahun 1892 dan hingga saat ini telah berusia lebih dari satu abad lamanya. Untuk perusahaan seperti ini, para pendiri dan pengurus lamanya bahkan sudah lama meninggal atau berganti-ganti. Jadi keuntungannya, keberlangsungan perusahaan PT dapat tetap dipertahankan dan dijalankan walaupun pemiliknya atau anggota pengurusnya telah berubah.

c. Bebas Melepas atau Mendapatkan Hak Kepemilikan: Kepemilikan suatu PT yang dibuktikan dalam bentuk kepemilikan sahamnya, dapat bebas dialihkan oleh pemiliknya secara mudah dan cepat. Hal ini berbeda dengan bentuk usaha perseorangan, yang mana jika dia ingin mengalihkan atau melepaskan usahanya maka orang tersebut harus mentransfer satu-persatu setiap aset yang dimiliknya untuk usaha yang ingin dilepas tersebut.

d. Kemudahan untuk Penambahan Modal: Usaha yang dijalankan sebuah PT mempunyai akses yang besar untuk menambahkan modal. Penambahan modal dapat dilakukan dengan menerbitkan saham baru yang dapat dibeli oleh investor yang berminat menanamkan modal kepada PT yang bersangkutan. Bandingkan dengan perusahaan yang hanya dimiliki seseorang tetapi ingin dikembangkan, maka hal itu tidak akan terwujud jika dia sendiri tidak menambah modal atau menambah hutang pinjaman. Bagi suatu PT, pengembangan atau ekspansi usaha dapat dilakukan dengan menawarkan sahamnya yang baru diterbitkan kepada investor yang berminat untuk dibeli.

e. Kapasitas Hukum yang Pasti: Suatu PT sebagai badan hukum dapat memilik harta atau aset, mengikatkan diri dalam kontrak perjanjian, serta dapat mengajukan gugatan layaknya seseorang dapat melakukannya sebagai subyek hukum.

f. Ketentuan Baku yang Lengkap: Pengurusan dan penorganisasian suatu PT, baik itu untuk manajemen maupun keuangan, telah memiliki ketentuan-ketentuan baku yang terdapat dalam anggaran dasar PT untuk melindungi para pemegang saham dan kreditur. Selain itu, PT memiliki dasar hukum yang kuat karena memiliki ketentuan dalam undang-undang tersendiri.

Baca Juga :

Modal Perseroan Terbatas

Modal Perseroan Terbatas

Modal Perseroan Terbatas

Modal Perseroan Terbatas terdiri dari Modal DasarModal Ditempatkan dan Modal Disetor.

Modal Dasar merupakan keseluruhan nilai perusahaan, yaitu seberapa besar perseroan tersebut dapat dinilai berdasarkan permodalannya. Modal Dasar bukan merupakan modal riil perusahaan karena belum sepenuhnya modal tersebut disetorkan – hanya dalam batas tertentu untuk menentukan nilai total perusahaan. Penilaian ini sangat berguna terutama pada saat menentukan kelas perusahaan.

Modal Ditempatkan adalah kesanggupan para pemegang saham untuk menanamkan modalnya ke dalam perseroan. Modal Ditempatkan juga bukan merupakan modal riil karena belum sepenuhnya disetorkan kedalam perseroan, tapi hanya menunjukkan besarnya modal saham yang sanggup dimasukkan pemegang saham ke dalam perseroan.

Modal Disetor adalah Modal PT yang dianggap riil, yaitu modal saham yang telah benar-benar disetorkan kedalam perseroan. Dalam hal ini, pemegang saham telah benar-benar menyetorkan modalnya kedalam perusahaan. Menurut UUPT, Modal Ditempatkan harus telah disetor penuh oleh para pemegang saham.

Organ Perseroan Terbatas

Organ PT berarti organisasi yang menyelenggaran suatu Perseroan Terbatas, yaitu yang terdiri dari Rapat Umum pemegang Saham (RUPS)Direksi dan Dewan Komisaris. Masing-masing organ tersebut memiliki fungsi dan perannya sendiri-sendiri.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ perseroan yang memiliki kedudukan tertinggi dalam menentukan arah dan tujuan perseroan. RUPS memiliki kekuasaan tertinggi dan wewenang yang tidak di serahkan kepada Direksi maupun Dewan Komisaris. Wewenang tersebut meliputi penetapan dan perubahan Anggaran Dasar perseroan, penetapan dan pengurangan modal, pemeriksaan dan persetujuan serta pengesahan laporan tahunan, penetapan penggunaan laba, pengangkatan dan pemberhentian Direksi dan Dewan Komisaris, penetapan mengenai penggabungan dan peleburan serta pengambilalihan perseroan, serta penetapan pembubaran perseroan.

Direksi adalah organ perseroan yang bertanggung jawab penuh atas pengurusan untuk kepentingan dan tujuan Perseroan serta mewakili perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan. Direksi bertugas menjalankan pengurusan harian perseroan, dan dalam menjalankan pengurusan tersebut Direksi memiliki kewenangan untuk bertindak atas nama perseroan. Dalam menjalankan pengurusan perseroan, Direksi biasanya dibantu oleh Manajemen.

Dewan Komisaris adalah organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai Anggaran Dasar perseroan serta memberikan nasihat kepada Direksi. Dalam menjalankan kewenangannya tersebut, Dewan Komisaris berwenang memeriksa pembukuan perseroan serta mencocokkannya dengan keadaan keuangan perseroan. Sesuai kewenangannya tersebut, Dewan Komisaris juga berhak memberhentikan Direksi jika melakukan tindakan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sumber : https://busbagus.co.id/

Ada 6 macam perseroan terbatas yang umum

Ada 6 macam perseroan terbatas yang umum

Ada 6 macam perseroan terbatas yang umum

1. PT Tertutup
PT Tertutup adalah Perseroan Terbatas yang saham-sahamnya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu tetapi setiap orang dapat ikut serta dalam modalnya. Biasanya pemegang saham berasal dari famili sendiri atau sahabat karib. Surat sahamnya dituliskan “atas nama”.
Ini dimaksudkan agar saham-saham tersebut tidak mudah dipindah-tangankan atau dijual kepada orang lain. Tujuan mendirikan PT semacam ini mempunyai maksud-maksud tertentu. Apabila pemegang saham berasal dari satu keluarga, pendirian PT dimaksudkan untuk memelihara harta benda yang digunakan untuk usaha-usaha tersebut.

2. PT Terbuka
PT Terbuka adalah Perseroan Terbatas yang saham-sahamnya boleh dimiliki oleh setiap orang. Jadi setiap orang dapat ikut ambil bagian dalam modal perusahaan. Biasanya saham-saham dari PT Terbuka bukan “atas nama” melainkan saham “atas tunjuk”, sehingga mudah untuk dipindah-tangankan dengan menjualnya kepada orang lain.

3. PT Kosong
PT Kosong adalah Perseroan Terbatas yang sudah tidak menjalankan usahanya lagi, tinggal namanya saja. Karena masih terdaftar, PT ini dapat dijual untuk diusahakan lagi. Biasanya PT Kosong menanggung utang yang sulit untuk dibayar tanpa menjual seluruh saham-sahamnya.

4. PT Asing
PT Asing adalah Perseroan Terbatas yang didirikan di luar negeri menurut hukum yang berlaku di sana, dan mempunyai tempat kedudukan di luar negeri juga. Menurut pasal 3 Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UUPMA) dinyatakan bahwa perusahaan asing yang akan melakukan investasi di Indonesia harus berbentuk PT yang didirikan dan berlokasi di Indonesia, sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

5. PT Domestik
PT Domestik adalah Perseroan Terbatas yang menjalankan kegiatan usahanya dan berada di dalam negeri, juga mengikuti peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

6. PT Perseorangan
Dikeluarkannya saham-saham untuk pengumpulan modal mempunyai maksud agar pemilik tidak berada di tangan satu orang. Walaupun demikian, setelah saham dikeluarkan mungkin sekali saham jatuh di satu tangan, sehingga hanya terdapat seorang pemegang saham saja yang juga menjadi direktur dari perseroan tersebut.

Sumber : https://vhost.id/

Menghapus Ujian Nasional, Strategi Perbaikan Mutu Pendidikan di Indonesia

Menghapus Ujian Nasional, Strategi Perbaikan Mutu Pendidikan di Indonesia

Menghapus Ujian Nasional, Strategi Perbaikan Mutu Pendidikan di Indonesia

Sesuai dengan amanat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,

bahwa salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan ini bermaksud untuk memberikan kepastian bahwa setiap masyarakat Indonesia memperoleh kesempatan pendidikan yang layak dan berkualitas. Pemerintah Indonesia tak hentinya memberikan fokus utama terhadap perbaikan mutu pendidikan di Indonesia.

Salah satu wujud nyata upaya perbaikan mutu pendidikan di Indonesia dapat didasarkan pada peningkatan Anggaran Pendidikan di Indonesia dari tahun ke tahun. Menilik pada penganggaran yang didasarkan pada APBN untuk tahun 2020 pemerintah Indonesia mengusung sebuah tema besar berupa “Mendukung Indonesia Maju”.
ADVERTISING
inRead invented by Teads

Melalui hal tersebut, kebijakan pemerintahan secara fiskal akan diarahkan untuk mendukung akselerasi daya saing dan melalui inovasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia yang salah satunya berkaitan dengan berbagai kebijakan di bidang Pendidikan.

Dalam postur APBN 2020, Anggaran Pendidikan mewakili persentase terbesar sebanyak 20 persen dari total Belanja APBN, yakni sebesar 508,1 Triliun Rupiah.

Anggaran yang besar tentunya harus dibarengi dengan adanya kebijakan

maupun strategi mumpuni agar tujuan pendidikan tercapai dengan baik. Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Indonesia yang baru saja dilantik, mencanangkan sebuah kebijakan baru untuk menghapus ujian nasional.

Berdasarkan pasal 58 ayat (2) Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Indonesia menyatakan bahwa perlu adanya evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan yang dilakukan oleh lembaga pendidikan mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan.

Mengacu pada pasal dalam peraturan tersebut seharusnya, Ujian Nasional

tidak bisa semerta-merta dihapuskan. Sontak kebijakan ini langsung menuai banyak komentar pro dan kontra. Namun, melalui penjelasan yang beliau jelaskan ternyata, penghapusan Ujian Nasional tidak sepenuhnya dilakukan, hanya saja ujian tersebut diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

 

Baca Juga :