Kegiatan, Nilai Guna Dan Faktor Produksi

Kegiatan, Nilai Guna Dan Faktor Produksi

Kegiatan, Nilai Guna Dan Faktor Produksi

 

Kegiatan, Nilai Guna Dan Faktor Produksi

 

Kebutuhan hidup manusia baik berupa barang atau jasa sebagian besar memerlukan proses produksi. Perusahaan tempe dan tahu membeli kacang kedelai. Kacang kedelai itu kemudian diolah dengan teknik tertentu menjadi tempe atau tahu. Dengan demikian, terjadi perubahan bentuk: dari kacang kedelai menjadi tempe atau tahu. Kalau setiap hari kita makan roti goreng, tentu kita akan bosan. Tetapi, bila terigu (bahan dasar roti) ditambah dengan telur, mentega, cokelat, gula, dan diolah oleh seorang tukang kue, kita akan bisa menikmati enaknya blackforest.

 

Masalah Pokok Produksi

Mengapa harus dilakukan kegiatan produksi? Masalah pokok dalam kegiatan produksi adalah seperti berikut.

(1) Barang apa yang akan diproduksi? Keterbatasan sumber daya yang tersedia menyebabkan tidak mungkin untuk memproduksi semua barang yang diperlukan masyarakat. Oleh sebab itu, harus dilakukan seleksi. Dalam menentukan barang apa yang akan diproduksi, hal yang harus diperhatikan ialah apakah bahan baku tersedia, apakah tenaga ada, apakah pemasaran lancar, dan yang penting apakah mendatangkan keuntungan?
(2) Bagaimana cara memproduksi? Teknik memproduksi akan berpengaruh kepada tenaga kerja yang diperlukan.
(3) Untuk siapa barang tersebut diproduksi? Sasaran produksi juga berpengaruh: apakah konsumen dari golongan menengah ke atas, konsumen dalam atau luar negeri, dll. Memproduksi barang yang sesuai selera konsumen akan berpengaruh terhadap kelancaran produksi.

 

Nilai Guna Produksi

Kegiatan produksi dilakukan masyarakat baik individu maupun kelompok untuk menghasilkan atau meningkatkan kegunaan suatu barang atau jasa. Perhatikanlah kegiatan pembuatan kemeja yang dilakukan perusahaan pakaian jadi, kegiatan pembuatan kusen rumah yang dilakukan perusahaan bangunan, atau kegiatan produksi lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat dikelompokkan ke dalam kegiatan produksi.

Produksi dilakukan untuk menghasilkan dan atau menambah nilai guna barang. Setiap barang hasil produksi memiliki nilai yang berbeda-beda. Sepotong roti tawar akan berbeda nilainya dengan sepotong blackforest walaupun bahan dasarnya sama, terigu. Sebotol air mineral di halte bus akan berbeda harganya jika dibeli di hotel berbintang. Nilai guna suatu barang dan jasa dipengaruhi oleh faktor pelayanan, bentuk, tempat, waktu, dan pemilikan serta nilai guna dasar.

Banyak kegiatan produksi yang dilakukan oleh seseorang bukan hanya menciptakan satu nilai guna saja, tetapi dapat mencakup beberapa nilai guna. Misalnya, seorang petani menanam padi, menggiling padi menjadi beras, dan menjualnya ke pedagang beras. Nilai guna yang ditimbulkan adalah nilai guna dasar (menanam bibit padi menjadi padi), nilai guna bentuk (dari padi diproses menjadi beras), nilai guna tempat (dari tempat petani ke tempat pedagang beras), dan nilai guna pelayanan (pengiriman beras dari tempat petani ke tempat pedagang beras).

 

Faktor Produksi

Untuk dapat memproduksi barang atau jasa, diperlukan alat atau sarana produksi. Alat atau sarana produksi ini dikenal sebagai faktor produksi. Karena terdapat begitu banyak kegiatan produksi, dengan demikian terdapat juga berbagai faktor produksi.

Faktor-faktor produksi tersebut dapat dikelompokkan menjadi seperti berikut:

  • faktor produksi alam (tanah, air, udara, mineral, dan tenaga alam);
  • faktor produksi tenaga kerja (terdidik: dokter, guru, pengacara; terlatih: sopir, penjahit, tukang kayu; tenaga kasar: tukang angkut di pelabuhan, pesuruh);
  • faktor produksi modal (traktor, jala, pabrik, dll.); dan
  • faktor produksi kewirausahaan (misalnya manager yang mempunyai kemampuan mengorganisasi ketiga faktor produksi lainnya dengan berhasil).

 

Kegiatan Produksi

Di masyarakat, ada begitu banyak kegiatan produksi.
Untuk memudahkan, kegiatan produksi itu dikelompokkan atas:

  • produksi sektor primer (mengolah sumber alam seperti kegiatan pertanian, peternakan, perikanan), sekunder (mengolah hasil sektor primer seperti pabrik tempe, perusahaan mebel), dan tersier (menyediakan jasa seperti sekolah, bank);
  • produksi sektor publik (milik pemerintah seperti PLN, KIA) dan swasta (perorangan maupun kelompok); serta
  • produksi sektor konsumsi (hasilnya langsung dapat memenuhi kebutuhan manusia seperti praktek dokter, tukang pisang goreng) dan investasi (hasilnya dibutuhkan oleh sektor konsumsi seperti mesin-mesin).

 

Perluasan Produksi dan Peningkatan Mutu

Seorang produsen akan selalu berusaha meningkatkan jumlah dan mutu produksinya.

1) Perluasan Produksi

  • Ekstensifikasi: memperluas faktor-faktor produksi faktor alam, faktor tenaga kerja, faktor modal, dan faktor kewirausahaan)
  • Intensifikasi: meningkatkan kemampuan produksi faktor-faktor produksi, seperti memilih bibit unggul, menggunakan mesin-mesin berteknologi canggih.

2) Peningkatan mutu

  • Meningkatkan kualitas bahan baku lewat pemilihan dan pengawasan bahan baku serta penelitian-penelitian
  • Meningkatkan kondisi mesin atau peralatan (selalu mengikuti perkembangan teknologi)
  • Meningkatkan kualitas SDM

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Peradaban Modern dan China

Peradaban Modern dan China

Peradaban Modern dan China

Peradaban Modern dan China
Peradaban Modern dan China

KONFUSIUS atau disebut Kong Zi

kembali menjadi ikon bagi bangsa dan rakyat China di tengah perseteruan global antara China dan negara-negara Barat. Setelah kemakmuran dan keadidayaan ekonomi dan perdagangan, para penguasa komunisme di Beijing memerlukan image yang mampu menunjukkan peradabannya menggunakan Konfusianisme sebagai dasar.

 

Perseteruan selama tiga tahun terakhir

mulai dari persoalan ekonomi dan perdagangan seperti nilai tukar mata uang yuan, persaingan ekspor, maupun persoalan politik dan militer menyangkut Semenanjung Korea serta desakan negara Barat untuk menjadikan China sebagai negara yang bertanggung jawab dalam kemajuan modernisasinya.

 

Penobatan Liu Xiaobo (55) sebagai peraih Hadiah Nobel Perdamaian

awal Desember 2010 menyebabkan terjadinya keberangan dan kenistaan bagi China yang menahan Liu atas tuduhan subversi karena menyuarakan kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia.

Boikot China atas Hadiah Nobel Perdamaian disamakan dengan Uni Soviet lama ketika Moskwa bereaksi atas hadiah yang diberikan kepada Andrei Sakharov tahun 1975. Bahkan, juga disamakan dengan sikap Adolf Hitler ketika Nazi Jerman melarang Carl von Ossietzky yang ditahan karena pandangan pasifisnya pada tahun 1936. Penguasa di Beijing tidak memberikan tanggapan (karena takut dituduh bersikap sama dengan kebangkitan Nazi Jerman), ketika Kongzi Heping Jiang (Hadiah Perdamaian Konfusius) untuk pertama kalinya diberikan kepada mantan Wapres Taiwan Lien Chan yang pernah menjabat Ketua Kuomintang (Partai Nasionalis China).

 

Ikon kebangsaan Ada upaya untuk mengangkat Konfusius

kembali sebagai ikon utama kebangsaan China dalam sukses modernisasi dan keterbukaan yang dijalankan China selama lebih dari tiga dekade. Perdebatan peradaban antara kemajuan China dan nilai universal Barat tentang manusia dan kemanusiaan memang menjadi polemik yang tidak kunjung selesai.

Dalam konteks kemajuan dan pembangunan, misalnya, muncul pertanyaan berkaitan upaya yang dicapai RRC mengangkat ratusan juta warganya dari kemiskinan. Dibutuhkan waktu sekitar 18 tahun bagi China untuk mencapai cadangan devisa sekitar satu triliun dollar AS, tapi hanya waktu yang relatif singkat memperoleh devisa satu triliun dollar AS berikutnya.

 

Ada banyak pengamat percaya Kofusianisme

menjadi pendorong etos kerja China, mengingat gagasan tentang komunitas seperti dalam ajaran Konghucu, ketika diterapkan dalam ekonomi menjadi jalan bagi pertumbuhan dan kesejahteraan dengan menempatkan komunitas di atas hak-hak individu.

Kunci peradaban Kita teringat ketika sosiolog Jerman, Max Weber, dalam esainya Die protestantische Ethik und der Geist des Kapitalismus (Etik Protestan dan Semangat Kapitalisme) ditulis tahun 1930 yang mencatat adanya beberapa sekte Protestan (terutama Calvinis) telah mendorong tumbuhnya kapitalisme Jerman. Dalam ajaran Calvin tentang takdir dan nasib di hari nanti, terbentuk doktrin yang mendorong motivasi sikap hidup duniawi.

 

China modern yang kita lihat memang menjalankan sepenuhnya

Semangat kapitalistik dan dipacu penuh untuk menjadikan China sebagai sebuah kekuatan ekonomi, perdagangan, maupun politik baru. Apakah keberhasilan China ini memang didorong oleh etos Konfusianisme yang dijadikan acuan para penguasa China selama berabad-abad, menjadi berbeda dengan etika Protestanisme di Jerman.

Weber sendiri melihat, ”… Konfusianisme menjadi penyebab utama yang bertanggung jawab atas keterbelakangan ekonomi China.” Ini mungkin pandangan awal abad ke-20 ketika daratan China terkungkung dalam jerat imperialisme dan kebangkitan nasionalisme. Konfusianisme dalam kekuasaan komunisme menjadi nilai yang mendorong pengetahuan dan pembelajaran, termasuk kunci peradaban tentang konsep harmoni maupun China sebagai Negara Tengah.

Baca Juga : 

Penyakit Meningitis dan penyebab

Penyakit Meningitis dan penyebab

Penyakit Meningitis dan penyebab

Penyakit Meningitis dan penyebab
Penyakit Meningitis dan penyebab

Meningitis Istilah kondisi patologis peradangan pada jaringan meninges.

Agen etiologi bisa apa saja yang mengaktifkan suatu respon inflamasi , termasuk organisme patogen dan nonpathogenic, seperti bakteri, virus, dan jamur; racun kimia seperti timbal dan arsenik; kontras media yang digunakan dalam myelography; dan sel-sel ganas metastatik. Enterovirus adalah penyebab paling umum dari meningitis aseptik.

Penyebab meningitis

Meningitis Bakteri — > ini terjadi ketika bakteri patogen memasuki ruang subarachnoid dan menyebabkan piogenik respon inflamasi . Penyebab paling umum adalah Streptococcus pneumoniae (pneumokokus), Neisseria meningitidis (meningococcus), dan Haemophilus influenzae, yang bertanggung jawab untuk sekitar 70 persen dari semua kasus. Insiden ini usia terkait. Pada orang dewasa, S. pneumoniae dan N. meningitidis.
Penyebab sebagian besar kasus; pada anak usia 1 bulan sampai 15 tahun, N. meningitidis dan H. influenzae mendominasi; pada neonatus kurang dari 1 bulan, penyakit ini biasanya infeksi nosokomial dengan basil enterik gram negatif.

Hampir semua infeksi bakteri pada meninges

memasuki sistem saraf setelah menyerang dan menginfeksi daerah lain dari tubuh dan kemudian menyebar dengan ekstensi lokal, seperti dari sinus, atau melalui darah, seperti pada septikemia. Organisme mendapatkan akses ke ruang ventriculosubarachnoid dan cairan cerebrospinal di mana mereka menyebabkan iritasi pada jaringan dimandikan oleh cairan.

Gejala Meningitis

Meningitis bakteri biasanya dimulai dengan sakit kepala, mual dan muntah, leher kaku (kaku kuduk), dan menggigil dan demam. Lekas ​​marah dan kebingungan terjadi di awal perjalanan penyakit, dan kejang kejang terjadi pada sekitar 25 persen pasien. Sebagai penyakit berlangsung pasien menjadi kurang rasional, telah menurunkan tingkat kesadaran, dan penyimpangan ke dalam koma. Ketidakmampuan untuk meluruskan lutut ketika pinggul yang tertekuk (positif tanda Kernig ) dan melenturkan paksa pinggul dan lutut ketika leher tertekuk ke depan (positif tanda Brudzinski ) adalah indikasi dari iritasi meningeal.

Diagnosis meningitis bakteri diverifikasi oleh isolasi

organisme dari spesimen cairan serebrospinal yang diperoleh melalui pungsi lumbal. Pengobatan dengan agen antibakteri yang tepat dimulai sekaligus untuk mengurangi jumlah bakteri berkembang biak menyerang sistem saraf pusat. Langkah-langkah dukungan termasuk istirahat, pemeliharaan keseimbangan cairan dan elektrolit, dan pencegahan atau pengendalian kejang dengan obat antikonvulsan.
Prognosis umumnya baik, terutama untuk meningitis meningokokus yang defisit neurologis sisa dan kejang kejang persisten jarang. Meningitis pneumokokus dan meningitis karena Haemophilus influenzae lebih cenderung menjadi rumit dengan gejala sisa ini serta dengan syok septik dan hidrosefalus.

Meningitis Jinak Viral

Istilah ini mencakup sekelompok gangguan di mana ada beberapa iritasi meningeal tetapi tidak ada organisme piogenik dapat ditemukan dalam cairan cerebrospinal. Hal ini, oleh karena itu, disebut juga kompleks meningitis aseptik, yang agak menyesatkan karena iritasi meningeal sering mengikuti infeksi dengan virus gondok atau dengan salah satu picornavirus.
Pasien dengan gangguan ini biasanya mengeluh sakit kepala dan tanda-tanda karakteristik iritasi meningeal, intoleransi terhadap cahaya, dan rasa sakit saat mata dipindahkan dari sisi ke sisi. Sebagian besar gejala yang ringan, dan pengobatan sebagian besar mendukung dan gejala; penyakit ini membatasi diri.

Berenang Bisa Membuat Kulit Kusam

Berenang Bisa Membuat Kulit Kusam

Berenang Bisa Membuat Kulit Kusam

Berenang Bisa Membuat Kulit Kusam
Berenang Bisa Membuat Kulit Kusam

Supaya bersih dari kuman dan tampak lebih jernih, air kolam renang sering ditambahkan senyawa kimia yang disebut kaporit. Sayangnya, senyawa kimia yang satu ini ternyata membawa efek negatif untuk kulit kamu. Setelah berenang di kolam renang mengandung kaporit, kulit biasanya jadi terasa kering dan kusam. Kok bisa ya? Berikut ulasannya, Girls:

 

Kaporit pada air kolam menghasilkan senyawa kimia lain

Meski efektif membunuh kuman dan membuat air terlihat lebih jernih, penambahan kaporit pada air kolam renang ternyata juga memicu terbentuknya senyawa kimia lain pada air yang disebut dengan Trihalometana (THM). Para ahli mengungkapkan, bila kita terpapar THM terlalu sering, produksi radikal bebas di tubuh akan meningkat sehingga semakin besar risiko terjadinya kerusakan sel-sel tubuh, termasuk sel-sel kulit.

 

Kaporit merusak lapisan kolagen kulit

Tahukah, Girls? Kaporit pada air kolam renang juga bisa menyebabkan kulit tubuh dan wajah kusam(link is external). Sebab, saat zat ini masuk lewat pori-pori, ia akan merusak lapisan pelindung kolagen. Sebagai info, kolagen ialah senyawa protein yang memengaruhi elastisitas dan kecantikan kulit serta mencegah terjadinya kekusaman. That’s why, kulit akan cenderung terasa kering dan terlihat kusam setelah berenang, terutama bila kamu melakukannya dalam durasi yang cukup lama.

 

Kaporit bisa memicu sel-sel kulit mati menumpuk

Nggak cuma memicu kekusaman karena berpotensi merusak lapisan pelindung kolagen, kaporit juga dapat merusak tampilan kulit karena memicu terjadinya keratinisasi. Dalam bahasa awam, keratinisasi adalah kondisi di mana sel-sel kulit mati menumpuk di lapisan kulit terluar (epidermis). Saat hal ini terjadi, sel-sel kulit pun mengeras dan kehilangan inti selnya. Efeknya, kulit wajah akan terasa tebal, kusam, dan nggak segar. Jerawat dan komedo juga jadi lebih mudah muncul, karena sel-sel kulit mati dan minyak yang diproduksi kulit menyumbat pori-pori.

 

Tapi, jangan khawatir, Girls. Sebab, kamu bisa kok mengurangi efek negatif kaporit pada kulit dengan perawatan yang tepat. Misalnya dengan segera membilas tubuh dan wajah menggunakan air bersih, serta menerapkan perawatan kulit yang tepat, termasuk mencuci muka dengan Clean&Clear® Natural Bright.

Didesain untuk kulit remajamu, Clean&Clear® Natural Bright diperkaya rosewater yang membersihkan dengan lembut, serta Honey & Glycerine yang membantu menjaga kelembapan alami kulitmu. Wajah pun tampak lebih cerah alami.

Nah, kini kamu pun bisa berenang dengan lebih tenang tanpa khawatir kaporit membuat kulit terlihat kusam.

Sumber : http://www.ngegas.com/

PPDB 2019, SMAN 24 Tunggu Instruksi Gubernur

PPDB 2019, SMAN 24 Tunggu Instruksi Gubernur

PPDB 2019, SMAN 24 Tunggu Instruksi Gubernur

 

PPDB 2019, SMAN 24 Tunggu Instruksi Gubernur

Sekolah Menengah Atas Negeri 24 Kota Bandung

Sekolah Menengah Atas Negeri 24 Kota Bandung tengah menunggu peraturan gubernur mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru 2019. Sembari mencari informasi mengenai PPDB tersebut di media massa. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Hilman Abdurahman mengungkapkan sekolah menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah.

Hal yang paling mengagetkan bagi sekolah adalah mengenai Nilai Ujian Nasional masuk ke dalam seleksi prestasi.

Selain itu, pihak sekolah bersyukur sekali, jika benar adanya Pemerintah Provinsi Jabar tidak akan menerapkan sistem zonasi secara murni dengan meninjau kembali situasi dan kondisi di area sekolah.

“Sistem zonasi ini sebenarnya baik, karena cukup tidak adil bagi siswa yang memiliki prestasi tinggi dan berharap masuk ke sekolah favorit,”

Lebih lanjut

Hilman mengatakan sistem zonasi memberikan tantangan tersendiri bagi sekolah, bahwa banyak anak-anak yang masuk memiliki tingkat kenakalan lebih tinggi. Dikarenakan siswa tersebut merasa berada di daerah lingkungan mereka.

Walaupun begitu, Hilman tetap mendukung sistem zonasi tetapi berharap tidak secara full atau murni terlebih untuk beberapa sekolah yang cukup bagus. “Atau tetap boleh zonasi dengan syarat memberikan kriterian soal kemampuan pada calon siswa yang akan mendaftar sehingga tak sembarangan bisa lolos,” katanya saat di temui, Selasa (29/1/19).

Seleksi nilai diikutsertakan dalam sistem zonasi

Karena dikhawatirkan jika tidak menggunakan nilai atau kemampuan ditakutkan anak-anak yang lolos masuk SMAN tertentu tidak bisa mengikuti pembelajaran.

“Harapan saya juga lebih ditegaskan kembali peraturan mengenai usia kartu keluarga yang menjadi kunci zonasi dan kriteria khusus untuk sertifikat dari prestasi,” tutupnya.

 

Artikel Terkait:

Sony Xperia XZ4 Bakal Pegang Rekor Kamera Ponsel

Sony Xperia XZ4 Bakal Pegang Rekor Kamera Ponsel

Sony Xperia XZ4 Bakal Pegang Rekor Kamera Ponsel

 

Sony Xperia XZ4 Bakal Pegang Rekor Kamera Ponsel

TOKYO

Beberapa spesifikasi untuk handphone Sony Xperia XZ4 telah berseliweran di tengah kepastian tanggal pengumuman resminya. Menariknya, sebuah laporan baru-baru ini mengklaim Sony Xperia XZ4 akan memiliki sensor 52 MP.

Ini artinya smartphone andalan Sony itu memiliki rekor resolusi kamera tertinggi dari semua smartphone yang ada saat ini. Rekor saat ini dipegang oleh Honor View 20, yang memiliki sensor 48 MP. Begitu juga dengan Redmi Note 7.

Punya Sensor 52 MP, Sony Xperia XZ4 Bakal Pegang Rekor Kamera Ponsel?

Dikabarkan, unit baru itu menggunakan konsep tiga kamera pada bodi belakangnya. Yang pertama, kamera telefoto 16 MP dengan lensa aperture f/2.6. Kamera tengahnya sebagai sensor 52 MP dengan f/1.6. Lalu kamera terakhir di bagian bawah ialah sensor ToF 0,3 MP dengan f/1.4.

Laman GSM Arena, Kamis (31/1/2019), menyebutkan

sensor 52 MP ini secara teoritis dapat menggunakan binning 4 to-1 pixel untuk membuat gambar 13 MP. Tampaknya smartphone akan melakukan fotografi komputasi, terutama dengan pembuat ponsel China.
Punya Sensor 52 MP, Sony Xperia XZ4 Bakal Pegang Rekor Kamera Ponsel?

Sayangnya bocoran ini tidak terlalu kuat

Menurut laporan itu, gambar adalah render berdasarkan gambar CAD yang sebelumnya bocor dan mungkin tidak mencerminkan desain perangkat keras akhir.

 

Sumber: http://situsiphone.com/

Rapat Persiapan PPDB 2019

Rapat Persiapan PPDB 2019

Rapat Persiapan PPDB 2019

 

Rapat Persiapan PPDB 2019

Dinas Pendidikan Jawa Barat

Dinas Pendidikan Jawa Barat akan mengadakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 di Aula Dewi Sartika, Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Radjiman nomor 6, Kota Bandung pada Rabu, (30/1/2019). Rapat tersebut akan membahas penerapan regulasi PPDB yang tercantum dalam Permendikbud nomor 51 tahun 2018 yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah.

Rapat tersebut mengundang seluruh penyelanggara pendidikan di Jawa Barat

antara lain  Kepala Cabang Dinas Wilayah I-XIII Disdik Jabar, Ketua MKKS SMA kabupaten/kota se-Jawa Barat, Ketua MKKS SMK kabupaten/kota se-Jawa Barat, Ketua MKPS SMA Provinsi Jawa Barat, Ketua MKPS SMK Provinsi Jawa Barat, dan Kepala Bidang Madrasah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Sesuai dengan Permendikbud nomor 51 tahun 2018

penetapan zonasi  akan menjadi titik tolak penyelenggaraan PPDB tahun 2019 yang berlaku untuk semua jenjang pendidikan, dari TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Sedangkan kebijakan dan penetapan peraturannya diserahkan kepada pemerintah daerah.

Mengenai regulasi tersebut, Gubernur Jawa Barat

Ridwan Kamil mengatakan, tidak akan menerapkan sepenuhnya peraturan zonasi di Jawa Barat. Kebijakan tersebut pun sudah mendapatkan lampu hijau dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

“Aturan PPDB akan sesuai dengan aturan pusat, semuanya akan berbasis zonasi, hanya bentuk kebijakannya seperti apa, itu yang akan kita bahas,” tuturnya baru-baru ini.

 

Sumber: https://pengajar.co.id/

Cara Budidaya Buah Apel

Cara Budidaya Buah Apel

Cara Budidaya Buah Apel

Cara Budidaya Buah Apel
Cara Budidaya Buah Apel

1.      Pembibitan

Perbanyakan tanaman apel di lakukan secara Vegetatif dan generatif. Perbanyakan yang baik dan lama dan sering menghasilkan bibit yang menyimpang dari Induknya. Teknik perbanyakan generatif di lakukan dengan biji, Sedangkan perbanyakan Vegetatif di lakukan dengan Okulasi atau penempelan (Budding) Atau Sambungan (Grafting) dan Stek.
  • Persyaratan Benih
  • Syarat batang bawahmerupakan Apel liar, Perakaran luas dan kuat, Bentuk pohon kokoh, Mempunyai daya adaptasi yang tinggi, Sedangkan syarat mata tunas adalah berasal dari batang tanaman apel yang sehat dan memiliki Sifat-sifat Unggul.
  • Penyiapan Benih
  • Penyiapan benih di lakukan dengan cara perbanyakan batang bawah di lakukan Langkah-langkah sebagai berikut yang di bawah ini :
a.       Anakan/ Siwilan 
–  Ciri-ciri anakan yang diambil adalah setinggi 30 cm, diameter 0,5 cm, Dan kulit batang Kecoklatan.
–  Anakan diambil dari pangkal batang bawah tanaman produktif dengan cara menggali tanah di sekitar pohon, Kemudian anakan di cabut beserta Akar-akarnya secara berlahan-lahan dan Berhati-hati.
–  Setelah anakan di cabut, anakan di rompes dan cabang-cabang di potong, kemudian di tanam pada bedengan selebar 60 cm dengan kedalaman parit 40 cm.
b.      Rundukan (Layering)
Bibit hasil rundukan dapat di peroleh dengan dua cara yaitu :
  • Anakan pohon induk liar
  • Anakan yang agak panjang di rebahkan melekat tanah, Lalu cabang di jepit kayu dan di itmbin tanah. Penimbunan di lakukan Tiap-tiap mata dan apabila telah cukup kuat tunas dapat di pisahkan dengan cara memotong cabangnya.
  • Perundukan tempelan batang sawah
  • Dilakukan pada waktu tempelan di buka (2 Minggu) Yaitu dengan memotong  2/3 bagian penampang batang sawah. sekitar 2 cm diatas tempelan, dan bagian atas karatan di benamkan di dalam tanah lalu di tekuk lagi keatas. Kemudian pada tekukan di beri penjepit kayu atau Bambu.
–  Setelah rundukan berumur sekitar 4 bulan, di lakukan pemisahan bakal bibit dengan cara memotong miring batang tersebut di bawah keratan atau tekukan. Lalu bekas luka diolesi defolatan.
c.       Stek
Stek apel liar berukuran panjang 15-20 cm (Diameter seragam dan lurus), Sebelum di tanam bagian bawah stek di celupkan larutan Roton F untuk merangsang pertumbuhan Akar. Dan jarak penanaman (30 x 25 cm) Tiap bedengan di tanami dua baris, Dan stek siap diokulasi pada umur 5bulan, dan dia meter batang 1 cm dan perakaran cukup kuat.

Teknik Pembibitan

a.       Penempelan.
– Pilih batang bawah yang memenuhi syarat, yaitu yang telah berumur 5 bulan, dan diameter batang  1 cm dan kulit batangnya mudah di kelupas dari kayu.
– Ambil mata tempel dari cabang atau batang sehat yang berasal dari pohon apel varietas unggul yang telah terbukti keunggulanya. caranya adalah dengan menyayat mata tempel beserta kayunya sepanjang 2,5-5cm. (Matanya Di Tengah-tengah) Kemudian lapisan kayu di buang dengan hati-hati agar matanya tidak Rusak.
– Buat lidah kulit batang yang terbuka pada batang bawah setinggi 20 cm dari pangkal batang dengan ukuran yang di sesuaikan dengan mata tempel, Dan lidah tersebut diungkit dari kayunya dan di potong setengahnya.
– Masukkan mata tempel kedalam lidah batang bawah sehingga menempel dengan baik Terus ikat temempelan dengan pita plastik putih dengan seluruh bagian tempelan.
–  Setelah 2-3 Minggu, Ikatan tempelan dapat di buka dan semprot/kompres dengan (ZPT). Kemudian tempelan yang jadi mempunyai tanda mata tempel yang berwarna hijau segar dan melekat.
– Pada okulasi yang jadi, Kerat batang sekitar 2 cm diatas okulasi dengan posisi melintang sedikit condong keatas sedalam 2/3 bagian penampang. Tujuan untuk Mengkonsentrasiakan pertumbuhan sehingga memacu pertumbuhan mata Tunas.
b.      Penyambungan
1.      Batang atas (Entres) berupa cabang (Pucuk cabang lateral).
2.      Batang bawah di potong pada ketinggian 20 cm dari leher akar.
3.      Potong pucuknya dan belah bagian tengah batang bawah dengan panjang 2-5 cm.
4.      Cabang entres di potong sepanjang 15 cm (3 mata) Dan dauny di buang, Kemudian pangkal batang atas di iris berbentuk baji. Dan panjang irisan sama dengan panjang belahan batang bawah. 
5.      Btang atas di sisipkan kedalam batang bawah, Sehingga kambium keduanya dapat bertemu.
6.      Ikat sambungan dengan tali plastik serapat mungkin.
7.    Kerudungi setiap sambungan dengan kantung plastik, Kemudian setelah berumur 2-3 minggu kerudung plastik dapat di buka untuk melihat keberhasilan sambungan.

Pemeliharaan Pembibitan

Pemeliharaan batang bawah meliputi :
a.       Pemupukan
Pemupukan di lakukan 1-2 bulan sekali dengan urea dan TSP Masing-masing 5 gram per tanaman (Di sebar mengelilingi) di sekitar tanaman.
b.      Penyingan
Waktu penyiangan tergantung pada pertumbuhan gulma.
c.       Pengiran
1 Minggu sekali (Apabila tidak Hujan).
d.      Pemberantasan Hama dan Penyakit
Di semprotkan pestisida 2 kali tiap bulan dengan memperhatikan gejala serangan, Fungisida yang di pergunakan adalah (Antracol atau Dithane). Sedangkan insektisida adalah (Supracide atau Decis). Bersama dengan ini Dapat pula di berikan Pupuk daun, Dan di tambah perekat (Agristic).

Pemindahan Bibit

Bibit okulasi grafting atau (Penempelan dan sambungan) dapat di pindahkan ke lapang pada umur minimal 6 bulan setelah okulasi. Di Potong-potong hingga 80-100 cm dan daun di rompes.

Pengolahan Media Tanam

a.       Persiapan
Persiapan yang di perlukan adalah Persiapan pengolahan tanah dan pelaksanaan survai. Dan tujuan untuk mengetahui jenis tanaman, Kemiringn tanah, Kedaan tanah, Menentukan kebutuhan tenaga kerja, Bahan peralatan, Dan biaya yang di butuhkan/perlukan.
b.      Pembukaan Lahan
Tanah diolah dengan cara menyangkul tanah sekaligus membersihkan Sisa-sisa tanaman yang masih tertinggal.
c.       Pembentukan Bedengan
Pada tanaman Apel bedeng hampir tidak di perlukan, Tetapi hanya peninggian alu penanaman.
d.      Pengapuran
Pengapuran bertujuan untuk menjaga keseimbangan pH tanah, Pengapuran hanya di lakukan apabila pH Tanah kurang dari 6.
e.       Pemupukan
Pupuk yang di berikan pada pengolahan lahan adalah pupuk kandang sebanyak (20 gram) per lubang tanam yang di campur merata dengan tanah, Setelah itu di biarkan selama 2 Minggu.

Teknik Penanaman

a.       Penentuan Pola Tanam
Tanaman apel dapat di tanam secara monokultur maupun intercroping, Intercroping hanya dapat di lakukan apabila tanah belum tertutup tajuk-tajuk daun sebelum 2 tahun. Tetapi pada saat ini, setelah melalui beberapa penelitian intercroping pada tanaman apel dapat di lakukan dengan tanaman yang berhabitat rendah, Seperti : Cabai, Bawang Dan yang lainya. Tanaman apel tidak dapat di tnam pada jarak yang terlalu rapat karena akan menjadi sangat rimbun yang akan menyebabkan kelembaban Tinggi, Sirkulasi Udara kurang, Sinar matahari terhambat dan meningkatkan pertumbuhan penyakit Jarak tanam yang ideal untuk tanaman apel tergantung varietas. Untuk varietas manalagi dan Prices Moble adalah 3-3,5 x 3,5 m, Sedangkan untuk varietas Rome Beauty dan Anna dapat lebih pendek yaitu 2-3 x 2,5-3 m.
b.      Pembuatan Lubang Tanam
Ukuran lubang tanm antara (50 x 50 x 50 cm) Sampai (1 x 1 x 1 m). Tanah atas dan tanah bawah di pisahkan, Masing-masing di campur pupuk kandang Kurang lebih 20 kg, Kemudian tanah di biarkan selama 2 minggu, Dan menjelang tanam tanah galian di kembalikan sesuai dengan asal mulanya.
c.       Cara Penanaman
Penanaman apel di lakukan baik pada musim hujan atau kemarau (Di sawah) untuk lahan tegal dianjurkan pada musim hujan. Nah berikut di bawah ini cara menanam bibit apel adalah :
1.      Masukkan tanah bagian bawah bibit kedalam lubang tanam.
2.      Masukkan bibit di tengah lubang sambil diatar perakaranya agar menyebar.
3.      Masukkan tanah bagian atas dalam lubang sampai sebatas akar dan di tambah tanah galian lubang tersebut.
4.      Apabila semu tanh telah masuk, Kemudian tanah di tekan-tekan secara perlahan dengan tangan agar agar bibit tertanam kuat dan lurus. Dan untuk menahan angin, Bibit dapat di tanam pada ajir dengan ikatan longgar.

Pemeliharaan Tanaman

1.      Penjarangan Dan Penyulaman
 Penjarangan tanaman tidak di lakukan. Sedangkan penyulaman di lakukan pada tanaman yang mati atau di matikan karena tidak menghasilkan dengan cara menanam tanaman barumenggantikan tanaman yang lama. Penyulaman sebaiknya di lakukan pada musim hujan.
2.      Penyiangan
 Penyiangan hanya di lakukan di sekitar tanaman induk terdapat banyak gulma yng dinggap dapat mengganggu tanaman. Pada kebun yang di tanami apel dengan jarak tanam yang rapat sehingga Rumput-rumput tidak dapat tumbuh.
3.      Pembubunan
Penyiangan yang biasanya di ikuti dengan pembubunan tanah, Pembubunan di maksutkan untuk meninggikan kembali tanah di sekitar tanaman agar tidaaak tergenang air dan juga untuk menggemburkn tanah. Pembubunan biasanya di lakukan setelah Panen atau bersamaan dengan pemupukan.
4.      Perempalan/Pemangkasan
Bagian yang perlu di pangkas adalah bibit yang baru di tanam setinggi 80 cm, Tunas yang tumbuh di bawah 60 cm, Tunas-tunas ujung beberapa ruas dari pucuk, 4-6 mata dan bekas tangkai buah, Knop yang tidak subur, Cabang yng berpenyakit, Dan tidak produktif. Cabang yang menyulitkan bulan sampai di dapat bentuk yang di inginkan 4-5 tahun.
5.      Pemupukan
Musim hujan/ Tanah sawah. Bersamaan rompes daun.

Panen

1.      Ciri-ciri Dan Umur Panen

Pada umumnya buah apel dapat di panen pada umur 4-5 bulan setelah bunga mekar. Dan tergantung pada varietas dan iklim. Rome beauty dapat di petik pada umur sekitar 120-141 hari dari bunga mekar, Dapat di panen pada umur 141 hari setelah bunga mekar dan Anna sekitar 100 hari. Tetapi pada musim hujan dan tempat yang lebih tinggi, Umur buah lebih panjang.

Pemanenan yang paling baik di lakukan pada saat tanaman mencapai tingkat masak fisiologis (Ripening), Yaitu tingkat di mana buah mempunyai kemampuan untuk menjadi masak normal setelah di panen. Ciri masak fisiologis Buah apel adalah : Ukuran buah terlihat maksimal, Aroma buah mulai terasa, Dan warna buah tampak cerah segar dan apabila di tekan terasa (Kres).

2.      Cara Panen
Pemetikan apel di lakukan dengan cara memetik buah dengan tangan secara serempk untuk setiap kebun.

Pasca Panen

1.      Pengumpulan
Setelah di petik, Buah apel di kumpulkan pada tempat yng teduh atau tidak terkena sinar matahari langsung agar laju respirasi berkurang sehingga di dapatkan apel yang tinggi kualitas juga kuantitasnya. Penggumpulan di lakukan dengan Hati-hati kalau bisa jangan di tumpuk dan di lempar-lemparkan. Kemudian di bawa dengan keranjang di gudang untuk di seleksi.
2.      Penyortiran dan penggolongan
Penyortiran di lakukan untuk memisahkan antara buah yang baik dan bebas dari penyakit dengan buah yang jelek atau buah yang berpenyakit. Agar penyakit tidak tertular keseluruhan buah yang di panen yang dapat menurunan mutu produ. Penggolongan di lakukan untuk mengklasifikasikan produk berdasarkan jenis variets, Ukuran dan kualitas buah.
3.      Penyimpanan
Pada dasarnya buah apel dapat di simpan lebih lama di banding dengan buah-buahan yang lain, Misalnya, Rome beauty 21-28 hari (Umur petik 113-120 hari) Atau 7-14 hari (Umur petik 127-141 hari).Untuk penyimpanan lebih lama (4-7 bulan) Haruslah di simpan pada suhu minus 6-0 deajat C dengan precooling 2,2 derajat C.
4.      Pengemasan Dan Transportasi
Kemasan yang di gunakan adalah kardus dengan ukuran (48 x 33 x 37 cm) Dengan berat 35 kg buah apel. Dasar dan diatas susunan apel perlu di beri potongan kertas dan di susun miring (Tangkaisejajar panjang kotak).Kemudian dasar kotak di isi 3-3 atau 2-2 atau juga berselang 3-2 saling menutup ruang antar buah.
Baca Artikel Lainnya:

WhatsApp Ternyata Gampang Dibobol, Ini Buktinya

WhatsApp Ternyata Gampang Dibobol, Ini Buktinya

WhatsApp Ternyata Gampang Dibobol, Ini Buktinya

WhatsApp Ternyata Gampang Dibobol, Ini Buktinya
WhatsApp Ternyata Gampang Dibobol, Ini Buktinya

Meski hadir dengan klaim keamanan tinggi dan fitur end-to-end encription agar pesan tak bisa dibaca pihak lain, nomor WhatsApp seorang pengguna ternyata bisa dengan mudah diambil alih pihak ketiga.

Kasus ini dialami oleh sejumlah pengguna WhatsApp di Tanah Air. Mudahnya proses pengambilalihan akun WhatsApp ini terjadi karena adanya fitur ganti nomor atau change number.

Sekadar informasi

fitur ganti nomor ini memang ada di aplikasi WhatsApp. Tujuannya untuk memudahkan pengguna yang ingin berganti nomor telepon ke nomor baru.

Dengan fitur ganti nomor ini, akun pengguna yang bersangkutan dipindahkan ke nomor baru WhatsApp. Pergantian nomor ini juga diikuti dengan perpindahan akses atas profil, nama, kontak, hingga ke grup yang diikuti oleh nomor lama ke nomor baru.

Tidak hanya itu, jika si pemilik nomor lama menjadi admin sebuah grup obrolan, nomor baru memiliki akses admin ke grup yang diikuti nomor lama.

Sayangnya kemudahan yang ada di WhatsApp malah dimanfaatkan pihak tak bertanggung untuk mengambil alih nomor milik orang lain.

Seorang pengguna mengaku akunnya diambil alih oleh peretas dan tidak bisa lagi digunakan setelah dirinya mendapatkan pesan dari WhatsApp yang berisi link. Rupanya link itu adalah verifikasi yang menyatakan kalau pengguna setuju berganti nomor.

Celakanya, si pengguna ini mengeklik link tersebut. Otomatis, nomor langsung berpindah ke nomor baru. Pengguna pun kehilangan akses pada nomor lamanya.

Modus si Peretas

Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya mencontohkan modus yang digunakan oleh si peretas.

“Misalnya saya mau ambil akun kamu, caranya saya beli SIM card baru, masukin ke smartphone, terus instal WhatsApp. Kemudian, saya masuk ke fitur pindah nomor. Nomor lama adalah nomor kamu, nomor baru adalah SIM card yang saya beli ini,” kata Alfons menjelaskan, saat dihubungi Tekno Liputan6.com, Jumat (25/1/2019).

Agar proses perpindahan nomor lama ke nomor baru berhasil, WhatsApp perlu mendapatkan persetujuan verifikasi dari pengguna, untuk berganti ke nomor baru.

“WhatsApp harus mendapatkan verifikasi pindah nomor. Caranya, mereka akan mengirimkan SMS verifikasi ke nomor lama,” ujar Alfons.

Dia menambahkan, soal verifikasi ini, WhatsApp telah melakukan prosedur keamanan yang benar.

“Ini prosedur yang normal, kalau kamu sudah setuju untuk pindah nomor, WhatsApp akan memindahkan nomor lama ke nomor baru dan proses pindah nomor pun sukses,” kata dia.

Yang jadi masalah, kata Alfons, WhatsApp seharusnya menyempurnakan keamanannya. Alih-alih verifikasi dengan mengeklik link, WhatsApp harusnya memperkuat keamanannya dengan tidak mengotomatisasi verifikasi.

“Otomatisasi memang tujuannya untuk memudahkan pengguna, tapi otomatisasi justru membuat verifikasi lebih mudah saat akun diambil pihak lain, hanya dengan mengklik link,” katanya.

Harusnya Proses Verifikasi Dilakukan Manual

Alfons mengatakan, seharusnya aplikasi pesan milik Facebook ini menerapkan verifikasi manual. Seperti aplikasi Go-Jek misalnya, pengguna akan mendapatkan SMS yang berisi kode One Time Password (OTP) dan meminta pengguna memasukkan ke aplikasi.

“Harusnya WhatsApp terapkan sistem yang lebih aman, ini harus manual, caranya masukkan nomor kode ke aplikasi WhatsApp Anda, baru di situ verifikasi diberikan,” kata pendiri PT Vaksincom ini.

Alfons menduga, sistem WhatsApp yang ingin memberikan kemudahan, ditambah pengguna yang tidak mengerti, membuat pencurian nomor WhatsApp marak terjadi.

“Keamanan dan kemudahan itu berbanding terbalik. WhatsApp mau bikin pengguna mudah atau aman? Kalau mudah, semuanya jadi gampang, tetapi kalau aman seharusnya jadi manual dan butuh proses lebih,” tuturnya.

Kondisi ini diperparah dengan nomor lama yang sulit dikembalikan sekali pengguna sudah mengganti nomornya ke nomor baru.

“Sayangnya, nggak bisa pindah lagi dari aplikasi, korban harus menghubungi WhatsApp secara manual lewat email. Itu prosesnya berhari-hari karena harus pihak WhatsApp yang mengubahnya,” kata Alfons.

Di saat pengguna berusaha memulihkan nomor lamanya, si peretas pun telah menguasai profil pengguna dan mungkin telah melakukan penipuan ke teman-teman korban.

Sumber: https://www.ram.co.id/

Tiga Hukum Dasar Logika Formal

Tiga Hukum Dasar Logika Formal

Tiga Hukum Dasar Logika Formal

Tiga Hukum Dasar Logika Formal
Tiga Hukum Dasar Logika Formal
  1. Hukum Identitas

Pertama dan terpenting adalah hukum identitas. Hukum tersebut dapat disebutkan dengan berbagai cara seperti: “sesuatu adalah selalu sama dengan atau identik dengan dirinya, dalam Aljabar: A sama dengan A.”

Rumusan khusus hukum tersebut tak terlalu penting. Pemikiran esensial dalam hukum tersebut adalah seperti berikut. Dengan mengatakan bahwa sesuatu itu sama dengan dirinya, maka dalam segala kondisi tertentu sesuatu itu tetap sama dan tak berubah. Keberadaannya absolut. Seperti yang dikatakan oleh akhli fisika: ” materi tidak dapat di buat dan dihancurkan.” Materi selalu tetap sebagai materi. Jika sesuatu adalah selalu dan dalam semua kondisi sama atau identik dengan dirinya, maka ia tidak dapat tidak sama atau berbeda dari dirinya. Kesimpulan tersebut secara logis patuh pada hukum identitas: Jika A  selalu sama dengan A, maka ia tidak pernah sama dengan bukan A (Non-A).

Contoh :

Hukum Identitas

Ketiga kalimat ini pasti benar:

Benar adalah Benar, Salah adalah Salah.

Setiap hal adalah hal itu sendiri.

x = x

  1. Hukum Kontradiksi

Hukum kontradiksi menyatakan bahwa A adalah bukan Non-A. Itu tidak lebih dari sebuah rumusan negatif dari pernyataan posistif, yang dituntun oleh hukum pertama logika formal. Jika A adalah A, maka menurut pemikiran formal, A tidak dapat menjadi Non-A. Jadi hukum kedua dari logika formal, yakni hukum kontradiksi, membentuk tambahan esensial pada hukum pertama. Beberapa contoh: manusia tidak dapat menjadi bukan manusia; demokrasi tidak dapat menjadi tidak demokratik; buruh-upahan tidak dapat menjadi bukan buruh-upahan.

Hukum kontradiksi menunjukkan pemisahan perbedaan antara esensi materi dengan fikiran. Jika A selalu sama dengan dirinya maka ia tidak mungkin berbeda dengan dirinya. Perbedaan dan persamaan menurut dua hukum di atas adalah benar-benar berbeda, sepenuhnya tak berhubungan, dan menunjukkan saling berbedanya antara karakter benda (things) dengan karakter fikiran (thought).

Contoh :

Hukum Non Kontradiksi

Ketiga kalimat ini juga pasti benar:

–          Benar bukanlah Salah, Salah bukanlah Benar.

–          Setiap hal bukanlah yang bukan hal itu.

  1. Hukum Kualitas

Kwalitas yang saling berbeda dan terpisah dari setiap benda ditunjukkan dalam hukum yang ketiga logika formal, yakni: hukum tiada jalan tengah (the law of excluded middle). Menurut hukum tersebut segala sesuatu hanya memiliki salah satu karakteristik tertentu. Jika A sama dengan A, maka ia tidak dapat sama dengan Non-A. A tidak dapat menjadi bagian dari dua kelas yang bertentangan pada waktu yang bersamaan. Dimana pun dua hal yang berlawanan tersebut akan saling bertentangan, keduanya tidak dapat dikatakan benar atau salah. A adalah bukan B; dan B adalah bukan A.

Kebenaran dari sebuah pernyataan selalu menunjukkan kesalahan (berdasarkan lawan pertentangannya) dan sebaliknya. Hukum yang ketiga tersebut adalah sebuah kombinasi dari dua hukum pertama dan berkembang secara logis.

Contoh :

Hukum Excluded Middle

–          Selain Benar dan Salah tidak ada kemungkinan lain.

Sumber: https://sel.co.id/